Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Yuk Menikmati Keindahan dan Keseruan Berwisata di Sumber Jiput Kota Kediri

Habibaham Anisa Muktiara • Senin, 7 Agustus 2023 | 18:53 WIB
MENAWAN: Salah seorang pengunjung sedang menaiki perahu bebek di Sumber Jiput, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota.
MENAWAN: Salah seorang pengunjung sedang menaiki perahu bebek di Sumber Jiput, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota.

Kota Kediri memiliki banyak sekali sumber air yang dikembangkan menjadi destinasi wisata. Salah satunya adalah Sumber Jiput. Di sana, pengunjung dapat menikmati keindahan dan keasrian sumber ini. Tak hanya itu, pengunjung juga bisa bermain perahu bebek maupun berendam di kolam terapi ikan.

Sumber Jiput menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Kota Kediri. Untuk menuju ke sana, pengunjung tidak perlu bingung. Lokasinya mudah diakses. Jarak dari Alun-Alun Kota Kediri sekitar 4,1 kilometer (km). Hanya butuh waktu 8-10 menit berkendara.

Sumber Jiput memiliki luas sekitar 1 hektare (ha). Banyak pepohonan rindang di sana. Seperti pohon trembesi dan jambu. Hal ini membuat suasana di sana menjadi sejuk dan rindang. Membuat pengunjung betah berlama-lama. Terlebih, berwisata di sini tidak dipungut biaya. Alias gratis. Pengunjung hanya perlu membayar parkir.

caption

“Itu pun seikhlasnya. Kami tidak mematok,” ujar Anggota Karang Taruna Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Erwin Kuswanto.

Pengunjung dapat datang kapan saja. Pasalnya, destinasi wisata ini buka setiap hari. Mulai dari pukul 07.30 WIB hingga 16.30 WIB. Setiap akhir pekan jumlah pengunjung hampir dua kali lipat disbanding hari biasa. Wajar, destinasi ini banyak dikunjungi oleh muda-mudi hingga keluarga.

Ada berbagai aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung. Seperti halnya menikmati keindahan sumber dengan menaiki perahu bebek. Pengunjung cukup merogoh kocek Rp 10 ribu saja. “Kalau agak sepi, pengunjung bisa bermain sepuasnya. Kalau pas ramai, kami beri waktu 15 menit,” ucap pria berumur 35 tahun tersebut.

ASRI: Wisata Sumber Jiput dikelilingi banyak jenis pohon yang rindang. Oleh karena itu, para pengunjung menjadi betah berlama-lama di sana.
ASRI: Wisata Sumber Jiput dikelilingi banyak jenis pohon yang rindang. Oleh karena itu, para pengunjung menjadi betah berlama-lama di sana.

Pengunjung juga dapat berwisata sembari memberi makan ikan-ikan yang ada di sana. Pengelola sudah menyediakan satu plastik berisi paleta tau pakan ikan. Harganya cuma Rp 1 ribu. Pakan ikan tersebut bisa ditemukan di tangga pintu masuk atau dekat lokasi penyewaan perahu.

Sumber Jiput memiliki beberapa gazebo yang cocok untuk bersantai bersama keluarga. Pengunjung juga bisa membawa tikar sendiri dan menggelarnya di bawah pohon rindang di sana.

Namun begitu, kolam di Sumber Jiput tidak diperbolehkan untuk mandi maupun berendam. Hanya saja, ada satu kolam yang berisikan ikan untuk terapi. Kolam tersebut memiliki kedalaman dua meter. “Rasanya seperti di gigit semut,” ujar Sunaryo, 60, salah satu pengunjung.

Sunaryo mengaku sengaja berwisata dengan keluarganya. Sambil menunggu cucunya bermain di playground, dia merendam kakinya di kolam refleksi ikan tersebut. “Semakin dalam makin banyak ikannya,” imbuhnya.

Walaupun lokasinya cukup sederhana, di Sumber Jiput sudah dilengkapi dengan toilet dan musala. Tempatnya pun bersih karena dikelola dengan relatif baik. 

RINDANG: Pengunjung wisata Sumber Jiput menikmati kuliner yang ada di sana. Berbagai macam menu makanan tersedia dengan harga yang terjangkau.
RINDANG: Pengunjung wisata Sumber Jiput menikmati kuliner yang ada di sana. Berbagai macam menu makanan tersedia dengan harga yang terjangkau.

Kuliner Beragam dengan Harga Terjangkau
Daya tarik Sumber Jiput tidak hanya pada pesona alamnya saja. Di sana, banyak warung yang menyajikan beragam kuliner. Tidak perlu takut mahal. Harganya ramah di kantong.

Menu makanan di sana antara lain kerupuk pecel, rujak, nasi ampok, nasi pecel, lontong sayur dan aneka mie goreng. Sedangkan menu khasnya adalah olahan ikan sungai. “Di sini makanan khasnya adalah olahan iwak kali,” terang Anggota Karang Taruna Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Erwin Kuswanto.

Olahan ikan sungai tersebut disajikan dengan cara digoreng. Lengkap dengan nasi, sambal, dan lalapan. Pengunjung cukup merogoh kocek Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu. Untuk rasa tidak perlu dipertanyakan lagi. Dijamin ketagihan.

Mak Ni, salah satu pengelola warung di sana mengatakan bahwa makanan yang dijualnya dibandrol dengan harga yang terjangkau. Sehingga para pengunjung dapat membelinya. Perempuan berusia 50 tahun ini menjelaskan, pengunjung anak-anak biasanya membeli makanan ringan. Seperti kerupuk pecel atau kerupuk sambal, dan mie goreng. “Semua ada. Tinggal pilih saja, tutur Mak Ni.

“Harganya murah, kerupuknya juga banyak,” ujar Naya, 8, salah satu pengunjung. Dalam satu porsi kerupuk pecel sudah ada gorengan ote-ote.  Tidak hanya Mak Ni, di sana ada sekitar sepuluh warung makanan. Di mana setiap warung ini memiliki menu yang beragam. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata #SUMBER #holiday #liburan #tempat wisata