Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Loh Rasa Olahan Lontong Balap dan Tahu Campur Khas Surabaya

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 2 Mei 2023 | 20:55 WIB
(Foto: Habibah A. Muktiara)
(Foto: Habibah A. Muktiara)
Siapa yang tak tahu dua menu asal Kota Surabaya ini. Namanya lontong balap dan tahu campur. Untuk menikmatinya tidak perlu jauh-jauh ke kota asalnya. Karena di Kota Kediri pun ada dan tentunya tak kalah lezat.

Bagi penyuka makanan khas asal Kota Pahlawan, perlu mencoba dua hidangan satu ini. Nama menunya adalah lontong balap dan tahu campur. Kedua makanan ini sama-sama menggunakan petis untuk bumbunya.

Informasi Jawa Pos Radar Kediri, olahan lontong balap ada sejarahnya. Bermula dari wadah serupa genting yang dipikul oleh penjualnya. Agar tidak ketinggalan pembeli, para penjual memikul dagangan dengan setengah berlari sehingga terlihat seolah saling balap. Dari situlah muncul nama lontong balap.

“Kalau isian standar, seperti tahu lontong pada umumnya,” terang Herna, salah satu pelanggan. Perempuan berusia 30 tahun ini menjelaskan, di dalam piring tahu campur terdapat potongan tahu goreng, irisan lontong, sayuran berupa taoge, dan lentho. Semua isian tersebut diberi petis, yang kemudian diguyur dengan kuah manis. “Jika suka pedas, bisa ditambah sambal,” imbuhnya.

Menurut perempuan asal Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota Kediri ini rasa kuahnya terasa gurih dan segar. Setiap suapan tahu, lontong, sayuran toge dan lentho terasa pas. Dalam hidangan ini terdapat lentho, makanan yang digoreng hingga cokelat garing ini terbuat dari kacang, yang kemudian dibumbui. Saat disiram dengan kuah, membuat tekstur lentho ini menjadi sedikit lebih empuk.

Agar hidangan lontong balap lebih nikmat, jangan lupa menambah sate kerang. Yang membedakan dengan sate kerang lainnya, sate kerang ini menggunaakan kerang hijau. Karena kebanyakan sate kerang menggunakan kerang jenis darah.

Menu kedua adalah tahu campur. Sebenarnya tahu campur ini menggunakan daging sapi yang kenyal. Tidak hanya daging, satu piring juga terdapat bahan pelengkap. Mulai dari tahu goreng, taoge, selada air, dan mi kuning. Semua bahan-bahan ini dipotong-potong kemudian disiram kuah yang terbuat dari aneka bumbu-bumbu yang sudah dicampur dengan petis, bumbu masakan khas Surabaya.

Untuk menambah rasa tahu campur lebih enak tambahkan sambal serta kerupuk udang. Taburan bawang goreng menjadi penambah selera saat kuliner ini disajikan. “Kalau dari ras lebih pekat tahu campur,” jelas Andrian, pengunjung lainnya.

Kuah yang pekat ini cocok dengan daging dipotong slice. Di mana daging terasa empuk. Jika suka pedas, bisa ditambah sambal. Dengan rasa tersebut, tidak perlu mengeluarkan banyak uang.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#wisata kuliner #Tahu Campur Khas Surabaya #kuliner #tahu campur #Lontong Balap