Seperti namanya, nasi bakar ini diolah dengan cara dibakar. Untuk penyajian biasanya dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar hingga menjadi agak kehitaman. Daun pisang yang dibakar pun menghasilkan aroma unik pada nasi. Nasi bakar termasuk masakan Indonesia yang sedang berkembang. Namun nasi bakar satu ini berbeda dengan nasi bakar pada umumnya. Salah satunya adalah cara penyajiannya. Meski tidak dibungkus dengan daun pisang,namun aromanya tidak kalah sedap.
"Untuk tahun ini karena ramai sekali peminat nasi bakar di angkringan, jadi kita mencoba untuk mengakat nasi bakar menjadi olahan buka puasa di hotel ,” terang Karina Lorenz, Public Relation Executif CitiHub Kediri.
Karina menjelaskan, nasi bakar ini berbeda dengan nasi bakar yang dijual di angkringan. Yang membedakan tidak hanya dari segi penampilan saja, namun juga jenis, resep dan proses memasak nasi bakarnya. Di mana setiap harinya jenis nasi bakar yang disajikan berbeda-beda.
"Yang membedakan dengan nasi bakar di Societecafe dan angkringan adalah jenisnya yang banyak, yang tidak ditemukan ditempat lain,” imbuhnya.
Total jenis nasi bakar di sini ada 12 macam. Nasi bakar tersebutadalah nasi bakar lalampa, nasi bakar babat, nasi bakar krawu, nasi bakar tongkol, nasi bakar ati ampela, nasi bakar balinese, nasi bakar telur asin, nasi bakar lada hitam, nasi ayam bakar jamur rica-rica, nasi bakar rendang, nasi bakar sambal teri, dan nasi bakar daun jeruk.
Setiap harinya dari belasan jenis tersebut, disajikan tiga jenis nasi bakar. Sehingga bisa disesuaikan dengan selera. Menu nasi bakar ini memiliki ciri khas masing-masing, sesuai dengan namanya. Salah satunya adalah nasi bakar lada hitam, di mana nasi bakar ini menggunakan bumbu lada hitam. Perpaduan lada hitam dan rempah-rempah lainya seimbang, sehingga tidak akan terasa rasa lada hitamnya saja namun rempah lainnya turut menjadikan nasi bakar ini terasa istimewa.
Begitu juga dengan nasi bakar telur asin. Di mana selain nasinya terasa gurih bakaran , tetapi juga terdapat campuran dari gurih telur asinnya sendiri. Sedangkan untuk lalampa adalah makanan dari Manado. Di dalam nasi bakar ini terdapat ikan tongkol asap dengan bumbu khas Manado. Yang bikin khas ada daun pandan dan daun kunyit di dalamnya.
“Dari bumbu tentu saja banyak yang berbeda, baik dari saus, rempah atau bahan tambahan lainnya,” ujar Karina. Dengan bahan-bahan yang tentu saja segar, membuat cita rasa makanan ini jauh lebih terasa nikmat. Tidak hanya dari segi bahan, namun juga proses pembuatannya yang berbeda. Di mana cara pembuatan ini adalah rahasia chefnya (Agus Pinarko).
Untuk menikmati nasi bakar tersebut, dapat dikombinasikan dengan lauk lainnya. Lauk tersebut ada masakan nusantara, ada juga yang masakan Chinese. Untuk lauk ini seperti ayam rendang, ayam serundeng daun kari, ikan dabu-dabu sc ulam, ayam taliwang, ikan patin sauce wijen dan masih banyak lainya.
Sedangkan untuk masakan chinese ini ada ayam cabai garam, ikan asam manis, BBQ korean fried chicken, sup kimlo, sapo tahu bakso dan masih banyak lainnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah