“Tadi (kemarin) sempat keliling, jenis makanannya bervariasi. Ada yang jual makanan khas daerah lain,” ujar Nurul, 25, salah satu pengunjung.
Bersama temannya, perempuan asal Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren ini mengaku, sempat bingung membeli makanan apa. Selain menu yang biasa dijual di angkringan, juga ada ayam bakar, dimsum, tahu isi mercon, kebab, bubur manado, jalangkote, kue lontar, dan lainnya. “Jadi milih makanan yang antrenya panjang. Kayak yang di kedai kebab,” imbuhnya.
Yang menarik perhatian Nurul adalah menu rujak durian. Di sini terdapat buah durian menjadi salah satu isian buah. Harga satu bowl durian ini Rp 15 ribu. “Ini suami yang ngasih ide buat rujak dengan durian, agar menjadi berbeda dari rujak potong umumnya,” kata Fransiska, penjual rujak itu. Perempuan asal Bandarngalim, Mojoroto ini mengungkap, agar tampil beda buah durian dipadu dengan sambal gula atau sambal colo-colo.
Menu rujak durian ini menjadi juara pertama dalam lomba kreasi street food dalam rangkaian acara di Kuliner Eksplorasa 2022. Meski tak familier, namun menu rujak ini mengalahkan olahan masakan lainnya. Pengunjung Explorasa tidak perlu khawatir jika ingin menikmati makanan di lokasi. Karena di sana juga tersedia tempat makanan. Editor : Anwar Bahar Basalamah