JP Radar Kediri — Perubahan besar yang dijalani Megawati Hangestri Pertiwi bersama klub barunya tidak berhenti pada seragam maupun lingkungan tim saja. Di Hyundai Hillstate, Megatron kini mengenakan nomor punggung baru yang cukup berbeda dari identitas lamanya, sekaligus dihadapkan pada tantangan membangun chemistry dengan sang setter utama yang justru sedang tak berada di tim.
Baca Juga: Pengakuan Jujur Megawati Hangestri, Rasakan Lonjakan Level Permainan di Musim Keduanya di Korea
Dari Nomor 8 Menjadi 88
Hyundai Hillstate mendaftarkan Megawati sebagai opposite hitter dengan nomor punggung 88 untuk V-League 2026-2027. Perubahan ini langsung menjadi sorotan penggemar, mengingat Megawati selama dua musim membela Red Sparks sangat identik dengan nomor 8. Nomor baru tersebut kini menjadi salah satu penanda paling kasat mata dari babak baru yang tengah ia jalani di Suwon.
Kim Da-in, Kunci Utama Serangan Hillstate
Sebagai opposite hitter, keberhasilan Megawati sangat bergantung pada kualitas umpan setter utama Hillstate, Kim Da-in, yang juga tercatat sebagai setter Timnas voli putri Korea Selatan. Dalam sesi-sesi latihan, kombinasi keduanya sempat tidak langsung berjalan mulus. Sejumlah kali timing serangan belum pas, baik karena umpan yang terlalu rendah, terlalu cepat, maupun terlalu dekat dengan net. Pelatih Kang Sung-hyung pun meminta Megawati untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan pukulan, melainkan juga lebih memperhatikan timing serangan, sementara Kim Da-in belajar membaca gerakan Megawati sebelum melepas bola.
Baca Juga: Ikut Latihan Bareng Megawati Hangestri, Pevoli Muda Hyundai Hillstate Ungkap Hal Mengejutkan
Asian Games Bikin Proses Adaptasi Terpotong
Situasi menjadi semakin menantang lantaran Kim Da-in, bersama Lee Ye-lim dan Na Hyun-soo, dipanggil membela Timnas voli putri Korea Selatan di Asian Games 2026 di Jepang. Ketiga pemain Hillstate tersebut dijadwalkan tampil mulai 16 hingga 18 September pada fase grup. Kang Sung-hyung sendiri sebelumnya mengakui kesulitan menyatukan chemistry Megawati dengan rekan-rekan setimnya karena sejumlah pemain penting harus absen dari latihan tim dalam waktu yang cukup krusial jelang KOVO Cup.
Jeju Jadi Ajang Pendekatan Tim
Meski ada kendala tersebut, Hillstate sempat memanfaatkan pemusatan latihan di Pulau Jeju pada awal Agustus untuk mempererat hubungan antarpemain. Di sana, tim mengikuti mini turnamen, mematangkan taktik, sekaligus menikmati waktu santai sebelum kembali ke Suwon. Megawati sendiri mengaku setiap klub memiliki sistem dan karakter berbeda sehingga ia harus menyesuaikan diri kembali, meski pengalaman dua musim di V-League menjadi bekal berharga.
Baca Juga: Rincian Total Gaji Megawati Hangestri dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate, Tembus Rp6,5 Miliar?
Modal Penting Jelang KOVO Cup
Dengan waktu yang semakin menipis jelang KOVO Cup 2026 pada 11-18 Oktober, kembalinya para pemain yang membela Korea Selatan di Asian Games menjadi momen krusial bagi Hillstate untuk kembali memoles koordinasi serangan. Duet Megawati dan Kim Da-in pun menjadi sorotan utama, karena keharmonisan keduanya diprediksi akan sangat menentukan seberapa tajam serangan Hyundai Hillstate di musim baru ini.
Baca Juga: Momen Haru, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri di Red Sparks Kini Resmi Berpindah Tangan
Baca Juga: Meski Punya Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung Menyimpan Kecemasan
Editor : Shinta Nurma Ababil