Comeback Megawati Hangestri Dirindukan Pecinta Voli Tanah Air, Serangan Tumpul di Asian Games 2026

Zebita Rizqi Priyangga • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 14:26 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi. (FOTO: PBVSI)
Megawati Hangestri Pertiwi. (FOTO: PBVSI)

JP Radar Kediri — Perjalanan Tim Nasional Voli Putri Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 kembali memunculkan nama Megawati Hangestri Pertiwi dalam perbincangan publik. Meski berhasil memastikan tiket babak delapan besar dan kini melaju ke perempat final menghadapi Thailand, ketajaman lini serang Garuda Pertiwi dinilai masih kurang greget tanpa kehadiran sang bintang asal Jember tersebut.

Baca Juga: Momen Haru, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri di Red Sparks Kini Resmi Berpindah Tangan

Timnas Tetap Melaju, tapi Daya Gedor Dipertanyakan

Skuad asuhan Marcos Sugiyama sejauh ini berhasil menunjukkan hasil positif di ajang multievent Asia tersebut, termasuk sukses membungkam Nepal dengan skor telak 3-0 pada salah satu laga penyisihan grup. Meski demikian, sejumlah pengamat dan penggemar menilai lini serang Timnas Indonesia masih terasa kurang tajam dibandingkan ketika masih diperkuat Megawati, yang selama ini dikenal sebagai salah satu opposite hitter paling produktif di level Asia Tenggara.

Regenerasi di Posisi Opposite Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Sejak Megawati resmi mengundurkan diri dari skuad Timnas pada akhir April 2026 lalu karena pertimbangan kondisi fisik dan fokus terhadap karier profesionalnya, PBVSI mempercayakan posisi opposite kepada dua wajah muda, yakni Khanza Putri Yanzi dan Azzahra Dwi Febyane. Keduanya diharapkan mampu mengemban tugas berat di lini serang bersama para outside hitter andalan seperti Mediol Yoku dan Ersandrina Devega. Namun, publik menilai proses regenerasi tersebut masih membutuhkan waktu untuk benar-benar bisa menggantikan peran krusial yang selama ini diemban Megawati.

Baca Juga: Vanja Bukilic Hingga Kapten Red Sparks Kunjungi Megawati Hangestri Meski Sudah Beda Klub

PBVSI Akui Kehilangan Besar, tapi Tetap Hormati Keputusan

Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, sebelumnya telah mengakui absennya Megawati menjadi kehilangan besar bagi daya gedor lini serang Timnas Indonesia. Meski demikian, federasi menegaskan tetap menghormati keputusan pribadi Megawati demi kebaikan karier dan kondisi fisiknya, sembari terus mempersiapkan regenerasi pemain pelapis di posisi tersebut untuk masa depan tim.

Comeback Masih Jadi Tanda Tanya Besar

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Megawati akan kembali memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia dalam waktu dekat, mengingat fokus utamanya saat ini tertuju pada perjalanan kariernya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Bahkan Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, sempat mengaku tidak mengetahui secara pasti rencana comeback Megawati ke skuad nasional, mengingat pihak federasi belum menerima permintaan administrasi apa pun terkait dirinya.

Baca Juga: Meski Punya Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung Menyimpan Kecemasan

Harapan Publik Tetap Menyala

Terlepas dari ketidakpastian tersebut, harapan publik voli Tanah Air terhadap comeback Megawati tampaknya belum sepenuhnya padam. Dengan pengalaman dan ketajamannya yang telah teruji di level klub profesional Korea Selatan maupun Proliga Indonesia, kembalinya Megawati ke skuad Garuda Pertiwi dinilai dapat menjadi suntikan kekuatan besar bagi ambisi Indonesia meraih prestasi lebih tinggi di ajang-ajang internasional mendatang, khususnya menatap SEA Games maupun kejuaraan Asia berikutnya.

Baca Juga: Jujur Blak-blakan, Megawati Hangestri Akui Kebugarannya Belum di Titik Puncak Jelang KOVO Cup

Editor : Shinta Nurma Ababil
pbvsi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Tim Nasional Voli Putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi