JP Radar Kediri – Publik pencinta voli sempat dibuat penasaran menjelang musim debut Megawati Hangestri Pertiwi bersama klub barunya di Korea Selatan, Hyundai Hillstate.
Pasalnya, nomor punggung 8 yang selama bertahun-tahun identik dengan sosok "Megatron" ini ternyata tidak lagi ia kenakan.
Sebagai gantinya, Megawati akan tampil dengan nomor punggung 88 sepanjang Liga Voli Korea (V-League) musim 2026-2027.
Kepastian ini terungkap setelah Hyundai Hillstate memperbarui daftar skuad resmi mereka di situs klub, menjelang persiapan menghadapi musim kompetisi baru.
Baca Juga: Fenomena "The Mega Effect", Kehadiran Megawati Hangestri Bikin Heboh Media Sosial Korea
Nomor 8 Ternyata Sudah Jadi Ikon Milik Kim Yeon-gyeon Sejak 2011
Alasan di balik pergantian nomor ini ternyata cukup sederhana namun sarat makna. Nomor punggung 8 yang menjadi favorit Megawati sejak lama sepanjang kariernya baik saat membela Jakarta Pertamina Enduro maupun Red Sparks sudah lebih dulu menjadi identitas libero senior Hyundai Hillstate, Kim Yeon-gyeon.
Kim diketahui telah mengenakan nomor tersebut sejak musim 2011/2012, menjadikannya nomor yang dianggap membawa keberuntungan sepanjang kariernya bersama klub asal Suwon itu.
Kim Yeon-gyeon Sempat Tawarkan Nomor 8, Megawati Menolak dengan Sopan
Menariknya, sempat beredar kabar bahwa Kim Yeon-gyeon bersedia melepas nomor 8 miliknya untuk diberikan kepada rekrutan anyar asal Indonesia tersebut.
Namun, rumor ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Dalam sebuah wawancara yang dikutip Radar Banyuwangi dari kanal YouTube BolBola ID, Kim Yeon-gyeon sendiri yang mengungkap fakta sebenarnya. "Tapi Mega dengan sopan menolaknya, mungkin dia tahu kalau nomor 8 sudah lama saya pakai," ujar Kim Yeon-gyeon.
Baca Juga: Sempat Bergulat Cedera Lutut, Megawati Hangestri Pastikan Pulih Jelang Musim Baru di Hillstate
Pengakuan ini sekaligus meluruskan anggapan keliru yang sempat beredar di media sosial, seolah-olah terjadi perebutan nomor punggung di internal tim. Faktanya, keputusan tersebut murni datang dari sikap Megawati sendiri sebagai bentuk penghormatan kepada pemain senior.
Angka 88 Dipilih agar Tetap Pertahankan Makna Angka Favorit
Alih-alih meninggalkan sepenuhnya identitas lamanya, Megawati akhirnya memilih nomor 88 pilihan yang dinilai tetap mempertahankan esensi angka favoritnya sekaligus menjadi simbol babak baru dalam perjalanan kariernya di Korea Selatan.
Keputusan Megawati ini turut mencerminkan nilai penting dalam budaya olahraga profesional Korea Selatan, di mana penghormatan kepada pemain senior menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan tim.
Sikap ini dinilai memperlihatkan bagaimana Megawati datang ke klub barunya bukan hanya membawa ambisi pribadi untuk tampil gemilang, tetapi juga kesediaan beradaptasi dan menghargai hierarki senioritas yang sudah lama terbangun di dalam skuad Hyundai Hillstate.
Baca Juga: Bikin Pelatih Lawan Terpukau, Megawati Hangestri Diklaim Layak Berkiprah di Eropa
Jadi Pemain Asing Pertama yang Ikuti Pemusatan Latihan Tim
Sebagai catatan tambahan, Megawati tercatat sebagai pemain asing pertama yang bergabung dalam pemusatan latihan Hyundai Hillstate, tiba di Korea Selatan lebih awal pada awal Juli 2026, sebelum pemain asing lainnya, Jordan Wilson, menyusul di akhir bulan yang sama.
Keputusan tim pelatih memberi waktu adaptasi lebih panjang bagi Megawati ini dinilai penting, mengingat sistem permainan di V-League menuntut koordinasi tinggi antarpemain, khususnya bagi seorang opposite hitter yang menjadi salah satu tumpuan utama penyelesaian serangan tim.
Baca Juga: Punya Partner Baru, Megawati Hangestri Tak Lagi Sendirian Pikul Beban Serangan Hillstate
Editor : Shinta Nurma Ababil