Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Drama Lima Set Pertamina Enduro Melawan Electric PLN, Megawati Hangestri Komentari Hal Ini

Emilia Susanti • Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:25 WIB
Megawati Hangestri saat berlaga di Proliga 2026.
Megawati Hangestri saat berlaga di Proliga 2026.

JP Radar Kediri - Pertarungan sengit tersaji pada Putaran Pertama Proliga 2026 Seri Pontianak. Pada Jumat (9/1), tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro berhasil mencatat kemenangan impresif.

Itu setelah membalikkan keadaan dan menundukkan Jakarta Electric PLN dengan skor 3-2 (20-25, 22-25, 25-22, 25-17, 15-8) di GOR Ahmad Yani, Kota Pontianak.

Laga dua tim papan atas ini berlangsung ketat dan menguras tenaga selama lebih dari dua jam. Pertamina Enduro memperlihatkan ketangguhan mental setelah tertinggal dua set pada awal pertandingan. Namun siapa sangka mereka akhirnya tampil dominan di tiga set penentuan.

Mulanya, Jakarta Electric PLN sempat mengendalikan jalannya laga pada dua set pertama.

Permainan agresif Neriman Ozsoy dan Celeste Plak membuat Electric PLN tampil lebih efektif. Sementara Pertamina Enduro belum mampu menjaga stabilitas permainan.

Keunggulan 2-0 pun berhasil diamankan oleh Electric PLN. Situasi mulai berubah pada set ketiga.

Instruksi pelatih Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, agar pemain tampil lebih disiplin dan berani membuahkan hasil.

Megawati Hangestri bersama Wilma Salas dan Iana Shcherban tampil lebih solid sehingga mampu mencuri set ketiga dan menjaga asa kemenangan.

Selanjutnya, kepercayaan diri Pertamina Enduro semakin meningkat pada set keempat. Mereka langsung melesat unggul dan memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemain Electric PLN.

Set ini pun ditutup dengan skor telak, memaksa pertandingan berlanjut ke set kelima. Pada set penentuan, Pertamina Enduro tampil tanpa ragu.

Mereka menguasai permainan sejak awal hingga menutup laga dengan kemenangan 15-8. Hasil ini sekaligus memastikan comeback dramatis di hadapan publik Pontianak.

Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Alim Suseno mengakui hasil tersebut cukup mengecewakan karena timnya gagal mempertahankan keunggulan.

“Kalau bicara kecewa, tentu kami kecewa karena sudah unggul 2-0 tetapi akhirnya kalah 3-2. Namun kami tetap bersyukur anak-anak masih diberi kesehatan dan pertandingan ini tetap menghasilkan poin,” ujarnya.

Menurutnya, kesalahan sendiri menjadi faktor utama kebangkitan lawan.

“Mulai set ketiga, receive dan spike kami banyak error. Di poin-poin krusial di atas angka 20, kesalahan kecil sangat menentukan,” tambahnya.

Sementara, pemain Electric PLN Khalisa menyebut kondisi tim belum sepenuhnya ideal.

“Kami siap bertanding, tetapi ada pemain yang baru menjalani operasi sehingga perlu pengaturan menit bermain dan perawatan. Semoga ke depan kondisi tim semakin membaik,” katanya.

Terpisah, pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu menilai kemenangan ini mencerminkan karakter timnya yang masih dalam tahap pembentukan.

“Ini pertandingan pertama dan kami adalah tim baru. Kami masih saling mengenal, tetapi hari ini kami menunjukkan karakter dan kemampuan untuk bangkit,” ucapnya.

Sementara itu, Megawati Hangestri menyebut kemenangan tersebut menjadi modal pembelajaran penting.

“Kami belum tampil sempurna, tetapi hari ini cukup baik karena semua pemain menjalankan tanggung jawabnya. Ini pelajaran berharga untuk laga-laga berikutnya,” tuturnya.

Selanjutnya, dia juga mengapresiasi dukungan penonton di Pontianak.

“Antusiasme penonton luar biasa dan tertib. Mereka menghargai pemain, itu membuat kami nyaman bermain,” tandas Megawati.

Editor : Andhika Attar Anindita
#Megawati Hangestri #pertamina enduro vs electric pln #bola voli putri #proliga 2026 #Electric PLN #Pertamina Enduro