JP Radar Kediri - Tim voli putri Jakarta Popsivo Polwan membuka perjalanan di Proliga 2026 dengan mulus.
Bertanding di GOR Terpadu A Yani, Pontianak pada Kamis (8/1), Popsivo menunjukkan dominasi penuh selama permainan berlangsung.
Hasilnya, mereka sukses memenangkan pertandingan dengan tiga set langsung atas Medan Falcons. Skor akhirnya 3-0 (25-20, 25-19, 25-14).
Melihat lagi jalannya pertandingan, Popsivo Polwan langsung menguasai permainan. Tekanan melalui servis tajam dan serangan cepat membuat Medan Falcon kesulitan mengembangkan permainan.
Meski Falcons sempat menjaga selisih angka pada pertengahan set, Popsivo tetap konsisten hingga menutup set pembuka dengan keunggulan 25-20.
Situasi serupa berlanjut pada set kedua. Duel berlangsung lebih ketat di awal, namun Popsivo kembali menemukan ritme permainan.
Selanjutnya, sejumlah kesalahan sendiri pun sering dilakukan Falcons. Sementara, situasi ini kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Popsivo untuk menjauh dan mengamankan set kedua dengan skor 25-19.
Dominasi Popsivo Polwan semakin tak terbendung pada set ketiga. Popsivo langsung melesat sejak poin awal dan membuat Falcons berada di bawah tekanan sepanjang set.
Kesalahan demi kesalahan lawan menambah keuntungan Popsivo. Pada akhirnya, Popsivo sukses menutup pertandingan dengan kemenangan telak 25-14.
Pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, menilai kemenangan ini menjadi langkah awal yang positif. Meski begitu, dia mengakui timnya masih membutuhkan banyak perbaikan.
“Kami tentu senang dengan hasil ini. Musim baru saja dimulai dan kami belum banyak menjalani pertandingan uji coba. Karena itu, perkembangan tim harus terus dibangun melalui laga resmi,” ujar Darko.
Selanjutnya, dia juga menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak cepat puas. Pasalnya, keunggulan kualitas individu tidak akan berarti tanpa kerja keras dan konsistensi di lapangan.
Sementara itu, pemain Popsivo Polwan, Gendis, mengungkapkan bahwa persiapan tim kali ini lebih matang dibanding sebelumnya. Namun demikian, dia menyadari masih ada sejumlah aspek yang perlu dievaluasi.
"Masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki. Evaluasi ini penting agar penampilan kami ke depan bisa lebih solid,” kata Gendis.
Terpisah, pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama mengakui timnya gagal memanfaatkan peluang. Terutama pada poin-poin krusial.
Dia pun menilai banyaknya kesalahan sendiri menjadi faktor utama kekalahan timnya.
“Kami sebenarnya memiliki kesempatan, terutama di dua set awal. Namun setelah poin ke-20, kami terlalu sering kehilangan angka dan itu memberi keuntungan bagi lawan,” ujar Marcos.
Meski kalah, Marcos menegaskan pertandingan tersebut menjadi pelajaran penting bagi timnya yang baru pertama kali tampil bersama di Proliga. Dia menegaskan fokus Falcons kini adalah berbenah dan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya. (em)
Editor : Andhika Attar Anindita