JP Radar Kediri - Tim bola voli putra Sukun Badak harus menerima kekalahan di laga keempatnya di Livoli Divisi Utama 2025. Melawan Berlian Bank Jateng di GOR Nambo pada Jumat (12/9), mereka tunduk dengan skor 1-3 (11-25, 25-23, 17-25, 20-25).
Nahasnya, kekalahan ini membuat situasi Sukun Badak kian tidak aman. Alias terancam degradasi dari Livoli Divisi Utama.
Pasalnya, tim asuhan Agung Seganti itu sebelumnya telah didera dua kekalahan. Yaitu dari Singo Yudha dengan skor 2-3 dan Lavani dengan skor 0-3.
"Sepertinya kecapekan. Kondisi anak-anak jauh menurun," kata pelatih Sukun Badak Agung Seganti menanggapi kekalahan anak asuhnya.
Pada laga sebelumnya, timnya memang menghadapi laga berat pada Kamis (11/9). Anak asuhnya terpaksa bermain lima set.
Partai berat itu adalah saat melawan Perumda Bhagasasi. Untung saja, Sukun Badak yang berhasil memenangkan pertandingan tersebut.
Selanjutnya, tim Sukun Badak masih memiliki satu agenda pertandingan lagi. Adalah melawan DPUPR Alib Grobogan pada Sabtu (13/9) hari ini di GOR Nambo, Tangerang.
Pertandingan ini sangat penting dan menentukan nasib mereka. Bila berhasil memenangkan laga ini, Sukun Badak dipastikan tetap bertahan di kompetisi voli kasta tertinggi Tanah Air.
Terpisah, Pelatih Berlian Bank Jateng Arif Kusliyanto mengatakan bahwa anak asuhnya terus meningkatkan performanya di setiap laga. "Anak-anak juga bermain enjoy saat bermain lawan Sukun," tambahnya.
Dengan kemenangan ini, peluang Berlian Bank Jateng ke final four Livoli Divisi Utama makin terbuka lebar. Saat ini, tim asuhan Arif itu tengah menenpati peringkat dua pada klasemen sementara.
Bila ingin melaju ke babak final four maka Berlian Bank Jateng harus memenangkan laga melawan Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi pada Sabtu (13/9). Laga ini pun bakal jadi penentu siapa yang akan lolos ke final four. (*)
Editor : Mahfud