JP Radar Kediri - Desa Gogorante memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang telah berdiri sejak tahun 2021. Jenis usaha yang dijalankan meliputi pengelolaan kios pertokoan serta program ketahanan pangan melalui budidaya lele.
Usaha pertokoan telah berjalan sejak awal terbentuknya BUMDes. Lokasinya berada di lingkup kantor desa dan menghadap langsung ke jalan raya. Pembangunan kios di area tersebut dinilai strategis karena jalannya ramai dilalui warga. Serta terdapat beberapa sekolah yang letaknya tak jauh dari lokasi kios.
“Tokonya menjual jajanan anak-anak serta melayani pembayaran listrik, pajak PBB, hingga pajak kendaraan,” ungkap Kepala Desa Gogorante Rifai.
Hingga saat ini pengurus BUMDes berjumlah 5 orang dengan 1 karyawan toko. Di toko tersebut juga menyediakan peralatan sekolah. Selo Adit, salah satu karyawan toko, mengatakan bahwa kios selalu ramai pembeli setiap harinya, terutama karena faktor kedekatannya dengan sekolah.
“Paling banyak itu anak TK yang beli jajan. Kalau warga sekitar biasanya datang untuk fotokopi atau bayar pajak,” jelas Selo.
Selo menyebut toko paling ramai saat mendekati jatuh tempo pembayaran pajak, banyak warga yang datang ke toko karena lebih dekat. Toko ini beroperasi dari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Buka tiap hari kecuali Sabtu.
Selain toko, sejak tahun 2025 lalu BUMDes juga tengah menjalankan usaha peternakan lele. Program ini merupakan bentuk kerja sama dengan warga yang sebelumnya memang sudah berprofesi sebagai peternak.
“Karena lahan pertanian di sini semakin sempit, maka kami bekerja sama dengan peternak. Kolamnya milik warga, sementara BUMDes yang menyediakan bibit dan pakan. Nantinya akan ada sistem bagi hasil,” pungkas Rifai.
Editor : Mahfud