Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Strategi Pemdes Gogorante Ngasem Tingkatkan PAD Desa, Kelola Lapangan dan Ruko Desa

Diana Yunita Sari • Selasa, 24 Februari 2026 | 15:10 WIB

Lapangan Desa Gogorante tambah PAD Desa (Diana Yunita/JPRK)
Lapangan Desa Gogorante tambah PAD Desa (Diana Yunita/JPRK)

JP Radar Kediri - Pemdes Gogorante memiliki beragam inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD Desa). Beberapa di antaranya adalah membangun puluhan kios pertokoan, menyewakan lapangan desa, hingga Tanah Kas Desa (TKD). 

Pembangunan ruko tersebut sudah dimulai sejak 2017. Hingga saat ini telah tersedia sekitar 30 unit ruko. Mayoritas ruko tersebut dibangun di sepanjang Jalan Dandang Gendis.

“Jalanan itu kan ramai karena sering dilewati warga dan menjadi akses utama warga desa lain. Oleh karena itu kami memilih untuk membangun ruko di sana,” ungkap Sekretaris Desa Gogorante Rio Herlambang.

Ruko-ruko tersebut kini banyak disewa untuk berbagai unit usaha. Mulai dari sentra kuliner hingga barbershop. Sistem biaya sewanya pun beragam. Ada yang dibayarkan setiap satu tahun sekali atau tiga tahun sekali.

Tahun ini, Pemdes juga berencana menambah pembangunan ruko di Jalan Doro Pitih. Proyek ini telah direncanakan sejak akhir tahun 2025 dan sudah disosialisasikan kepada lembaga desa serta jajaran RT/RW.

“Saat ini masih dalam tahap pengurukan lahan. Nantinya, ruko akan dibangun bersandingan dengan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” ucap Rio. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan jalur padat yang sering dilewati warga, sekaligus menjadi jalan tembus menuju Desa Tugurejo.

Pembangunan kali ini sebanyak lima petak ruko berukuran 4x4 meter. Yang diperkirakan rampung setelah Lebaran 2026. Meski jenis usaha yang dijalankan akan dibebaskan kepada penyewa. Hingga saat ini mekanisme dan peraturan detailnya masih dalam tahap perencanaan oleh pihak Pemdes.

“Pembangunan memang disegerakan agar bisa segera menyumbang PAD Desa. Dari ruko yang ada saat ini saja, kontribusinya sudah mencapai sekitar Rp 600 juta per tahun,” terangnya.

Dia berharap pemasukan dari persewaan ruko tersebut nantinya dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa. Seperti perbaikan drainase maupun jalan yang rusak.

Selain ruko, sumber PAD Desa juga didapat dari persewaan lapangan. Lapangan tersebut dinilai memiliki lokasi yang strategis, akses yang mudah, serta lahan parkir yang memadai. Sehingga kerap disewa untuk latihan maupun pertandingan sepak bola.

Editor : Mahfud
#kabupaten kediri #kediri #pad desa #ngasem #desa gogorante #Lapangan Desa #pad #ruko