JP Radar Kediri - Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri memiliki agenda rutin bulanan berupa bazar UMKM. Event ini menjadi wadah bagi warga desa untuk memasarkan usaha makanan maupun kerajinan lokal yang dikemas meriah dalam sebuah pagelaran desa.
Acara yang bertajuk Ekspo Pelangi ini telah berjalan selama empat tahun terakhir sejak masa pasca-pandemi Covid-19. Awalnya, kegiatan ini dilakukan untuk memulihkan perekonomian warga desa. Namun karena memberikan dampak positif bagi pendapatan masyarakat. Agenda ini terus berlanjut hingga saat ini.
Baca Juga: Kreatif! Desa Turus di Gurah Ubah Potensi Desa Jadi Sumber Cuan PAD Desa
“Namanya Ekspo Pelangi. Disebut pelangi karena produk desa yang dijual sangat beragam. Selain itu juga menyesuaikan dengan julukan desa wisata kami yaitu Wisata Desa Pelangi,” ungkap Kepala Desa Sonorejo, Choliq Efendi.
Bazar UMKM ini diadakan di sepanjang jalanan desa. Sehingga mudah diterima pengunjung. Tak hanya warga setempat, penjual dari luar desa pun diperbolehkan ikut serta untuk meramaikan suasana. Para pedagang hanya dikenakan biaya kebersihan lapak saja guna menjaga keasrian lingkungan desa.
Baca Juga: Dari Bebek ke PAD Desa, Bumdes Kerkep Kediri Raup Cuan dari Telur dan Telur Asin
Selain bazar, acara ini juga dimeriahkan oleh Panggung Gembira. Panggung ini menjadi sarana bagi anak-anak sekolah untuk menampilkan berbagai bakat. Mulai dari menyanyi, drama, menari, band, hingga kesenian jaranan tradisional.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak usia SD hingga SMP untuk menyalurkan bakat mereka agar bisa disaksikan langsung oleh warga sekitar,” ungkapnya.
Baca Juga: Sudah Ada Sejak 30 Tahun, Es Tari di Desa Kapas Ini Jadi Magnet Wisatawan Kuliner
Dalam setiap pelaksanaan, terdapat sekitar 40 hingga 60 lapak UMKM yang berpartisipasi. Choliq menyebutkan bahwa mayoritas warga berjualan makanan dan minuman. Selain kuliner, dipamerkan pula produk unggulan berupa kerajinan khas desa setempat. Seperti topeng kayu dan kerajinan batok kelapa yang unik.
“Kami berharap event rutin ini bisa menjadi potensi ekonomi sekaligus mempererat kerukunan antar warga,” pungkas Choliq.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian