Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bakso Legendaris Cak Mul di Desa Merjoyo Purwoasri Kediri Ini Telah Berdiri Sejak 1987

Diana Yunita Sari • Sabtu, 3 Januari 2026 | 17:18 WIB
Bakso Cak Mul di Desa Merjoyo (Diana Yunita Sari)
Bakso Cak Mul di Desa Merjoyo (Diana Yunita Sari)

JP Radar Kediri - Di Desa Muneng terdapat sebuah warung mie ayam dan bakso milik Pak Mulani, 56.

Pria yang akrab disapa Pak Mul ini telah memulai usahanya sejak tahun 1987. Awalnya, dia berjualan secara berkeliling dari desa ke desa.

Baru pada tahun 2020, dia memutuskan untuk menyewa ruko. “Dari tahun 86–87 sudah jualan, mulai bujangan sampai sudah punya cucu,” ungkapnya

Warung miliknya buka mulai pukul 09.00 hingga pukul 21.00. Semua bahan dibuat sendiri. Mulai dari adonan bakso hingga bumbu mie ayam dimasak sejak subuh. Lalu, ditata di warung sekitar pukul 08.00.

Satu porsi bakso maupun mie ayam dibanderol dengan harga yang terjangkau. Yakni Rp 7 ribu. Meski demikian Pak Mul memiliki kebijakan unik.

Dia membebaskan orang membeli dengan nominal berapapun. Eits, tapi itu hanya berlaku untuk warga setempat saja, ya. “Beli Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu juga boleh, biasanya anak-anak kecil di sini,” jelas Pak Mul.

Pembeli mayoritas adalah warga desa sekitar serta orang-orang yang kebetulan melintas di jalur utama desa.

Warung ini paling ramai saat momen Lebaran dan Tahun Baru, di mana penjualan bisa mencapai 200 porsi dalam sehari. Sementara di hari biasa, penjualan stabil di kisaran 60 porsi.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #kediri #rekomendasi kuliner #kuliner kediri #bakso #bakso sapi #kuliner kediri raya #bakso ayam