Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

15 Ton Nanas Lereng Kelud Kediri Diekspor ke Arab 

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 17 Desember 2025 | 08:00 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Hasil pertanian Kabupaten Kediri kembali dilirik dunia internasional.

Kali ini, komoditas lokal Bumi Panjalu sangat diminati warga luar negeri adalah Nanas Queen Simplek.  

Hasil panen petani lokal Kabupaten Kediri itu diekspor ke Arab Saudi.

Jumlah yang dikirim mencapai belasan ton.

Kemarin, Pemkab Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri melakukan pelepasan nanas untuk diekspor ke Arab Saudi.

Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Sukadi mengatakan, Arab Saudi memesan 15 ton nanas dari Kediri. “Yang dipilih Queen Simplek. Karena ini tahan lama,” jelasnya.

Dia mengatakan, pengiriman ini masih tahap trial yang pertama.

Jika Arab Saudi suka dengan hasilnya, maka pemkab dengan pihak pembeli di Arab Saudi akan membuat kontrak.

Kaitannya dengan melakukan pengiriman ke Arab Saudi seminggu sekali.

“Kira-kira nanti butuh kirim 20 ton sekali kirim,” jelas Sukadi.

Adapun harga jual untuk lokal dibanderol hanya Rp 5.300 per buah.

Namun, jika dijual ke Arab Saudi, dihargai Rp 8.900.

“Itu ada nilai tambah ke petani. Termasuk ke tenaga kerja. Karena dalam proses ini, di sini saja kami sudah mempekerjakan anak-anak muda sebanyak 30 orang. Kalau nanti berkelanjutan, coba bayangkan. Di kebun ada tambahan orang kerja. Di sini ada tambahan orang kerja,” jelasnya sembari menyebut bahwa ada rencana juga untuk ekspor ke Rusia mencapai 5 kuintal.

Dengan jenis nanas pasir kelud (PK) 1.

Terpisah, CEO PT Andari Gemilang Nusantara Evy Kusumandari mengatakan, pihaknya tertarik mengambil nanas dari Kediri untuk diekspor ke Arab Saudi karena nanas Queen Simplek lebih tahan lama di perjalanan.

“Tapi karena faktor utamanya itu saya melihat adalah semangat dari teman-teman petani. Kemudian pemerintah Kabupaten Kediri sudah memberikan fasilitas untuk penyimpanan yang baik. Kemudian, kemarin pihak pembeli (Arab Saudi) juga sudah tiba di sini kan, sebelumnya saya ajak ke sini dan melihat ada storage-nya itu sih sebenarnya lebih dipilih,” jelasnya.

Dia mengatakan, jika trial ini berhasil dan nanas diminati, nantinya akan ada kerjasama berkelanjutan.

“Trial artinya bahwa kalau misalkan ini berhasil dan hasil panen bagus sampai di sana, mereka akan melakukan MoU seminggu sekali pengiriman,” jelasnya sembari menyebut bahwa di Arab Saudi akan dijual ke supermarket.

Terpisah, Ketua Koperasi Nanas Sumber Rezeki Mohammad Sa'ban Setia budi mengatakan, dengan adanya ekspor ini bisa meningkatkan lagi pendapatan petani.

“Ini juga bisa memberi lapangan pekerjaan kepada masyarakat di sekitar Ngancar,” jelasnya.

Dia mengatakan,  bahwa petani juga siap terus menyuplai jika ada permintaan dalam jumlah besar.

“Kalau untuk stok nanas, insyaallah bisa terpenuhi. Karena setiap hari kita kan juga ada panen,” jelasnya.

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #Nanas Kediri #Ekspor #umkm #gunung kelud #Lereng kelud