JP Radar Kediri - Bumdes ini bernama Sejahtera Wonotengah. Jenis usaha yang dijalankan berfokus pada ketahanan pangan. Yakni melalui lumbung pangan dan pengolahan lahan untuk ditanami tanaman palawija.
Lumbung pangan ini merupakan unit usaha Bumdes yang bertugas membeli dan menampung padi hasil panen petani.
Padi tersebut kemudian disimpan di gudang milik bumdes. Kemudian padi tersebut dijual saat harganya bagus.
Dalam penjualannya, bumdes juga bekerja sama dengan pedagang setempat. Padi yang dibeli adalah padi yang ditanam petani pada umumnya.
Padi tersebut dibeli dalam keadaan kering. Tahun lalu hingga saat ini, persediaan padi bumdes mencapai lebih dari 5 ton.
“Namun, saat ini kami kesulitan mencari pasokan padi,” ungkap Sekretaris Desa Wonotengah Ahsan Baihaqi.
Ahsan menyebutkan, kesulitan ini muncul karena saat ini banyak petani yang menjual hasil panennya langsung ke pengepul. Sehingga bumdes kesulitan mendapatkan stok. “Yang dibeli tidak ada,” jelasnya.
Meski demikian, pihak bumdes saat ini masih memiliki sedikit sisa gabah di lumbung pangan. Nantinya akan dijual dengan mengambil harga tinggi.
Selain usaha lumbung pangan, Bumdes Sejahtera Wonotengah juga menjalankan usaha kelola lahan pertanian.
Tanah kas desa disewa, kemudian ditanami padi dan jagung. Kedua tanaman ini dipilih karena minim perawatan dan aman dari hama. Lahan yang disewa seluas 1200 ru. Saat ini masih dalam tahap pengolahan untuk ditanami padi.
Editor : Andhika Attar Anindita