JP Radar Kediri - Desa Jambangan memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang telah berdiri sejak tahun 2019.
Bumdes itu bernama Berkah Abadi. Jenis usaha yang dijalankan meliputi bidang penyedia air bersih bagi warga dan peternakan domba.
Usaha penyediaan air bersih sudah berjalan sejak tahun 2019. Tepatnya ketika Desa Jambangan dibangun pompa air oleh Pemprov untuk Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
“Sejak menaranya dibangun kami usahakan agar air masuk ke rumah-rumah warga, mirip seperti PDAM dan dikelola Bumdes,” ungkap Kepala Desa Jambangan, Mujiya.
Hingga saat ini, penyaluran air Pamsimas sudah menjangkau 350 rumah warga atau sekitar 90 persen. Pemasangan pipa dan instalasi ke rumah-rumah warga dianggarkan menggunakan dana desa.
Setiap bulan warga di sana dikenakan biaya Rp 2 ribu per kubik dan biaya perawatan Rp 5-7 ribu. Air tersebut banyak digunakan warga untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci, memasak atau minum.
“Harganya terjangkau untuk warga, dan rutin beberapa bulan sekali dilakukan uji coba dari pihak puskesmas dan terbukti lebih bersih,” jelasnya.
Selain itu, Bumdes Berkah Abadi juga berencana menjalankan peternakan domba. Kandang untuk peternakan sudah mulai dibangun di awal bulan November lalu.
Berukuran 6 x 10 meter di atas pekarangan salah satu perangkat desa. Saat ini telah jadi 30 persen.
Mujiya mengatakan peternakan domba dipilih sebagai usaha karena minim perawatan dan mudah. Nantinya peternakan tak hanya fokus pada domba penggemukan, melainkan juga domba breeding.
“Kandang kami sewa lahan milik perangkat desa, untuk awal kami berencana 24 ekor domba dulu, baru ditambah seiring sudah beroperasi,” ungkapnya.
Kandang domba dibuat bertingkat dan saling berhadapan untuk menghemat ruang. Untuk keperluan air, kandang ini juga memanfaatkan air dari Pamsimas.
Editor : Andhika Attar Anindita