KEDIRI, JP Radar Kediri- Desa Bulupasar memiliki badan usaha milik desa (Bumdes) yang telah berdiri sejak tahun 2018. Namanya Bumdes Totok Kerot Makmur.
Bumdes tersebut juga telah berbadan hukum. Dari awal berdiri hingga saat ini, Bumdes konsisten menjalankan berbagai bidang usaha.
Mulai dari pemasangan Wifi hingga penjualan gas elpiji, dan air mineral. Nama bumdes ini diambil dari salah satu ikon wisata Kabupaten Kediri yang berada di Desa Bulupasar. Yaitu arca Totok Kerot.
Bumdes beranggotakan enam pengurus inti. Dalam menjalankan usaha, mereka memiliki kios untuk usaha. Dulu ada kiosnya. Namun sekarang sementara jualan di rumah salah satu pengurus.
“Usaha yang paling laris itu usaha elpiji karena banyak warga yang berlangganan,” ungkap Sekretaris Desa Bulupasar Kuntadi.
Dalam menjalankan usaha pemasangan Wifi, Bumdes Totok Kerot Makmur bekerja sama dengan penyedia jasa layanan internet.
Sedangkan anggota bumdes melayani pemasangannya. Setidaknya sebanyak 60 rumah telah berlangganan layanan tersebut.
Gas elpiji yang dijual berukuran 3 kg yang diambil dari pengecer. Penjualan tersebut dilakukan secara online.
Warga yang ingin membeli gas atau air mineral dapat datang ke rumah atau menghubungi lewat Whatsapp. Kemudian diantar oleh anggota.
Selain usaha pertokoan, bumdes juga menjalankan usaha di bidang ketahanan pangan. Yaitu dengan mengolah perkebunan tebu.
Lahan yang digunakan adalah tanah kas desa (TKD). “Tebu dipilih karena selain perawatannya mudah, perencanaan anggarannya juga bisa diprediksi,” jelasnya.
Dalam pengelolaan lahan tebu, pengurus bumdes memekerjakan warga desa secara Borongan. Saat ini luas lahan tebu adalah 500 ru.
Ke depannya, bumdes berencana memperlebar usahanya setelah mendapatkan tanah untuk disewa.
Editor : Andhika Attar Anindita