KEDIRI, JP Radar Kediri- Desa Ngampel memiliki kelompok UMKM yang memproduksi berbagai produk.
Mulai dari makanan hingga kerajinan tangan. Kelompok ini diketuai oleh Purwati. Sedikitnya ada 30 orang yang menjadi anggota.
Anggota kelompok UMKM ini mayoritas adalah ibu rumah tangga. Setiap satu bulan sekali, mereka rutin menghadirkan pemateri dari Pemkab Kediri.
Di sana, para anggota diberikan materi yang berbeda setiap pertemuannya. Mulai dari keterampilan menganyam, menjahit, memasak, dan lain sebagainya.
“Kami aktif adakan pelatihan. Keterampilan yang diajarkan berbeda-beda. Bahan-bahan dari sana semua,” ungkap Miftakhul Jannah, salah satu anggota kelompok UMKM Desa Ngampel.
Tak hanya rutin mengadakan pelatihan. Kelompok UMKM ini juga membuka kios usaha untuk mewadahi produk-produk hasil dari para anggota.
Tujuannya agar bisa dijual ke masyarakat luas. Kios tersebut bernama UMKM Berkah Maju Bersama.
Di sana tersedia berbagai macam produk. Seperti tas anyaman tangan, masakan rumahan, lauk, dan kue basah.
Lokasi kios usaha berada tak jauh dari Kantor Desa Ngampel. Setiap hari, warga sekitar ramai datang untuk membeli produk makanan hingga kerajinan tangan.
Kios tersebut dikelola oleh pelaku UMKM setempat. “Buka dari Senin hingga Jumat. Paling ramai itu pagi hari dan waktu puasa, karena banyak warga yang tidak sempat masak beli di sini,” jelasnya.
Kelompok UMKM beranggotakan sekitar 30 orang dan sudah lama berjalan. Beberapa diantaranya menjual secara mandiri dan memutuskan menyewa kios untuk usaha para anggota pada 2024.
Sebanyak 15 orang anggota kelompok menitipkan produknya di kios tersebut. UMKM Berkah Maju Bersama juga menerima pemesanan tas anyaman untuk keperluan suvenir pernikahan atau acara tertentu.
Jika ada pesanan, para anggota biasanya membawa bahan mentah. Kemudian dikerjakan secara mandiri di rumah masing-masing. Jika sudah selesai, produk akan dibawa untuk disetor ke kios.
Miftakhul menjelaskan bahwa adanya kios usaha menjadikan usahanya sebagai penjual masakan rumahan menjadi lebih laris.
Karena telah memiliki nama dan tempatnya strategis. Sehingga mudah dijangkau warga Ngampel.
Editor : Andhika Attar Anindita