Pengunjung Serbu Sembako di Bazar Papar Kediri, Ini Alasannya

Diana Yunita Sari • Dipublikasikan Selasa, 2 September 2025 | 01:00 WIB

LARIS: Pengunjung menyerbu stan bazar di Desa/Kecamatan Papar.
LARIS: Pengunjung menyerbu stan bazar di Desa/Kecamatan Papar.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Ratusan warga menyerbu stan bazar yang berlokasi di Taman Papar, Desa/Kecamatan Papar. Bazar diminati warga karena harga bahan pokoknya yang murah berkualitas tinggi. Dibukanya bazar tersebut juga merupakan rangkaian acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Desa Papar.

Bazar menghadirkan beragam stan UMKM warga desa. Yang paling diburu adalah stan kebutuhan pokok hasil kolaborasi Bumdes Tunas Bhakti Mandiri dan Koperasi Merah Putih. Stan tersebut menjual beras kualitas tinggi serta aneka sayuran dengan harga lebih murah karena langsung berasal dari hasil pertanian Desa Papar.

“Beras dan sayur kami jual lebih murah karena fresh langsung dari hasil pertanian Desa Papar sendiri,” ungkap Nike Ratnadilla, pengurus Koperasi Merah Putih Desa Papar.
Beras yang dijual antara lain merk Rojo Lele ukuran 3 kg seharga Rp 45 ribu, dan merk Bramo ukuran 5 kg seharga Rp70 ribu.

Sementara sayuran dijual dengan rentang harga Rp 2 ribu hingga Rp 6 ribu. Timun, pare, dan tomat dibanderol Rp 2 ribu per plastik, sedangkan cabe menjadi yang termahal dengan harga Rp 6 ribu per 250 gram.
Nike menjelaskan, keunggulan berbelanja di stan Bumdes dan Koperasi adalah pembeli bisa mendapatkan beras baru hasil panen dengan harga terjangkau, serta sayuran segar yang langsung dipetik oleh petani setempat.

“Beras habis dipanen, dikeringkan, lalu langsung dikemas oleh kami. Untuk sayuran, dipetik sore hari kemudian disetorkan, sehingga dijual dalam keadaan segar kepada pembeli,” jelasnya.

Fathur Mujid, salah satu petani binaan Bumdes, mengatakan bahwa kedua merk beras tersebut merupakan varian unggulan karena memiliki rasa lebih enak serta aroma yang lebih wangi. Beras ini juga berasal dari pembibitan mandiri desa, dengan tujuan memperkenalkan dan menyebarkan jenis padi baru kepada para petani Papar.

“Beras kita hasil pembibitan sendiri, kualitasnya unggul karena lebih enak dan wangi. Sekaligus untuk mengenalkan jenis Rojo Lele dan Bramo yang masih jarang ditanam petani setempat,” ujarnya.

Stan bahan pokok ini terbuka untuk warga Papar maupun luar desa. Berdasarkan keterangan Nike, setiap hari ada sekitar 100 pembeli yang datang. Sayuran, terutama pare dan cabe, menjadi komoditas paling diminati. Sedangkan untuk beras, dalam dua hari terjual sekitar 200 kg. Dari total penjualan beras dan sayur, omzet yang diperoleh selama dua hari mencapai sekitar Rp 4 juta.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rq
Sumber : Radar Kediri
papar kediri petani lokal Desa Papar beras bazar sembako