KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Semen aktif melakukan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui program pelatihan memasak makanan bergizi.
Program ini dirancang untuk mengatasi masalah stunting. Sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa.
Pelatihan diadakan setiap satu minggu sekali. Antara hari Rabu atau Jumat. Bertempat di Balai Desa Semen.
Program tersebut adalah kerja sama pemdes dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri.
Oleh karena itu, penyampaian materi dilakukan langsung oleh ahli gizi dari dinkes. Sehingga informasi yang diberikan akurat dan bermanfaat.
“Pengisi materinya langsung dari Dinas Kesehatan,” ungkap Sekretaris Desa Semen Andre Farisma.
Program ini diikuti oleh 40 ibu-ibu Desa Semen. Seluruh peserta tidak dikenakan biaya. Semua peralatan serta perlengkapan memasak juga sudah disediakan.
Jenis masakan yang diajarkan bervariasi setiap pertemuan. Fokus utamanya pada hidangan bergizi seimbang sesuai anjuran kesehatan.
Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang luas kepada para peserta tentang pentingnya gizi seimbang.
Selain program pelatihan memasak, Pemdes Semen juga aktif mendukung UMKM lokal. Yakni dengan mengikutsertakan mereka dalam berbagai acara desa, seperti perayaan Agustusan.
“Kami siapkan stan-stan untuk UMKM milik warga. Jadi setiap desa menggelar event, mereka ikut memeriahkan,” tambah Andre.
Salah satu UMKM andalan Desa Semen adalah produksi tahu putih dan tahu kuning. Andre menyebutkan ada lebih dari 40 Kepala Keluarga (KK) yang menjalankan industri rumahan ini.
Produk tahu mereka banyak dijual di pasar-pasar lokal. Seperti Pasar Minggiran, Pagu, dan Kediri, serta dijajakan keliling.
Selain industri tahu, mayoritas warga Desa Semen juga bekerja sebagai petani dan buruh bangunan.
Inisiatif pelatihan memasak ini diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi ibu-ibu untuk berwirausaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Editor : Andhika Attar Anindita