Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

UMKM Kota Kediri Bisa Ajukan Kredit Lunak, Ini Nilai Bunganya

Emilia Susanti • Jumat, 1 Agustus 2025 | 16:55 WIB

ILUSTRASI UMKM
ILUSTRASI UMKM
KEDIRI, JP Radar Kediri– Di tengah badai ekonomi yang semakin tak menentu, keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dianggap penting untuk pertumbuhan ekonomi. Agar pelaku usaha di Kota Tahu, bisa bernapas lega Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menyiapkan memfasilitasi kredit lunak.

Baca Juga: Geliat UMKM di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Olah Mangga Podang Jadi Makanan Ini
Khusus untuk warga Kota Kediri disiapkan bunga pinjaman sebesar 4 persen. “Intinya adalah dana bergulir,” terang Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri Bambang Priambodo.


Dia menjelaskan bahwa para pelaku UMKM dan koperasi bisa memanfaatkan program ini. Untuk UMKM, setiap pelaku usaha bisa mengajukan kredit hingga Rp 25 juta.

Baca Juga: Perempuan Asal Doko Kediri Ini Kreasikan Resep Gudeg Bercita Rasa Lokal
Sementara, plafon pinjaman untuk koperasi adalah sebesar Rp 100 juta. Lalu, jaminan yang bisa diajukan bisa berupa BPKB atau sertifikat tanah. Sementara, pencairannya dilakukan melalui Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Kediri.


“Alhamdulillah sudah launching, sudah jalan, bahkan sudah mencairkan sekitar 25 orang,” lanjut pria yang akrab disapa Bambang itu.

Baca Juga: Inilah Desa yang Mampu Pertahankan Tradisi Lebaran Ketupat 
Menurutnya, batasan pinjaman yang diterapkan ini merupakan upaya untuk meminimalkan potensi kredit macet. Di samping itu, pihaknya juga akan menerapkan seleksi ketat terhadap pelaku usaha yang mengajukan pinjaman.


Terutama dalam memastikan apakah pelaku usaha yang mengajukan kredit benar-benar warga Kota Kediri. Juga memastikan keabsahan dokumen-dokumen administrasi mengenai usaha yang dijalankan.

Baca Juga: Inilah Warung Soto Kambing yang Mampu Konsisten Menjaga Kualitas Rasa sejak 1940, di Mana Lokasinya?
Selanjutnya, kelayakan kredit akan tetap diputuskan pihak BPR Kota Kediri. “Tentunya monev (monitoring dan evaluasi) yang dilakukan bersama-sama dengan BPR selaku pemutus kredit,” tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya.


Terakhir, dia menegaskan bahwa kredit lunak itu merupakan upaya Pemkot Kediri agar roda perekonomian terus berjalan. Yakni dengan membantu UMKM yang ada di Kota Kediri dari sisi permodalan.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Asal Purwoasri Kediri Ini Olah Beragam Rempah-Rempah Jadi Jamu Kesehatan
“Monggo para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha dan membutuhkan modal bisa langsung mengakses,” pesannya.


Terlepas dari itu, Direktur Utama BPR Artha Samudra Indonesia (Arsindo) Arif Widyatmoko mengatakan penyaluran kredit di Kediri mengalami tren kenaikan. Hanya saja, dia menjelaskan bahwa kredit konsumtif mendominasi penyaluran kredit di bulan Juni lalu. Pasalnya, kebutuhan untuk keperluan pendidikan mengalami kenaikan.

Baca Juga: Kreatif! Wanita Asal Desa Pagung Kediri Ini Sulap Gelang Genitri Jadi Aksesoris Kekinian
“Untuk kredit produktif modal kerja menurun karena kondisi perekonomian yang belum stabil. Secara tidak langsung berdampak ke usaha UMKM,” jelasnya.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#umkm #bunga #Ekomomi #pinjaman #kota kediri