JP Radar Kediri - Tidak hanya memiliki kuliner unik yang legendaris. Desa Mlati juga memiliki sebuah tradisi yang dilakukan setiap Hari Raya Idul Fitri. Nama tradisi ini adalah Lebaran Ketupat. Meski sederhana, tidak banyak desa yang masih melakukan tradisi ini.
“Tradisi lebaran ketupat ini selalu diselenggarakan di Masjid Miftahul Huda,” terang Kepala Desa Mlati Taufik Hidayat.
Taufik menjelaskan bahwa tradisi lebaran ketupat ini adalah salah satu bentuk rasa syukur. Terutama setelah menunaikan ibadah puasa selama satu bulan selama Ramadhan.
Selain sebagai wujud syukur, lebaran ketupat ini adalah salah satu bentuk ajang silaturahmi dengan warga. “Tradisi ini dilakukan setiap delapan Syawal dan ini sudah menjadi tradisi turun temurun,” tutur Taufik.
Seperti namanya, dalam kegiatan lebaran ketupat warga datang ke masjid dengan membawa ketupat lengkap dengan lauknya. Masakan tersebut kemudian didoakan sebelum akhirnya disantap bersama.(*)
Editor : Mahfud