Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bikin Kaget, Harga Tomat di Kediri Kini Tembus Rp 30 Ribu per Kg 

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 29 Juni 2025 | 01:49 WIB

MELONJAK: Pedagang Pasar Setoobetek Kota Kediri menimbang tomat.
MELONJAK: Pedagang Pasar Setoobetek Kota Kediri menimbang tomat.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Harga tomat di Kota Kediri naik drastis. Di Pasar Setonobetek sudah tembus Rp 30 ribu per kilogram. Melonjaknya harga tomat itu terjadi sejak sebulan terakhir. 

Naiknya harga tomat itu mengikuti kenaikan harga sembako lainnya. Seperti harga cabai. Tomat seharga Rp 30 ribu itu adalah jenis buah.  

“Kenaikannya Rp 4 ribu sampai 10 ribu,” ucap Citra, pemilik kios peracangan di Pasar Setonobetek. 

Kenaikan harga itu membuat warga kaget dan mengeluh. “Kalau biasanya mereka membeli minimal seperempat kilogram, sekarang cukup 1 ons saja,” imbuhnya.

Menurut Citra, meski harga tomat mengalami kenaikan. Tidak membuat penjualannya menurun. Justru mengalami peningkatan. Yang biasanya hanya menghabiskan 5 kg per hari. Sekarang bisa sampai 10 kg per hari.

“Karena butuh, masyarakat masih banyak yang membelinya. Terutama untuk membuat sambal,” jelas perempuan asal Kecamatan Kota tersebut.

Kenaikan harga komoditas pasar ini juga dirasakan oleh Dewi, pemilik kios peracangan di Pasar Pahing. “Kalau harga tomat di sini (lapaknya, Red) Rp 40 ribu per kilogram,” ujar perempuan asal Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu.

Selain cabai dan tomat, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas sawi dan gobis. Satu ikat sawi yang biasanya dibanderol dengan harga Rp 8 ribu. Kini meningkat menjadi Rp 20 ribu. Sedangkan gobis yang umumnya Rp 8 ribu menjadi Rp 12 ribu per biji.

Menurutnya, kenaikan ini terjadi karena stok semakin berkurang. Sedangkan permintaan masyarakat terus mengalami peningkatan. Baik untuk hajatan maupun kegiatan lain.

Kepala DKPP Kota Kediri M. Ridwan menerangkan, kenaikan harga sayur ini fluktuatif. Selain tergantung pada cuaca, adanya peristiwa tertentu juga bisa memengaruhi jumlah pasokan. “Seperti demo truk di jalan Pantura itu salah satu faktor yang mengakibatkan penurunan stok. Pemasok mengurungkan niat pengiriman karena takut barang rusak dijalan,” paparnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kenaikan harga tomat ini tidak akan bertahan lama. “Masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Karena kami juga akan terus memantau harga di pasaran,” pungkasnya.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

 

 

 

Editor : rekian
#Harga Tomat #melonjak #pasar setonobetek #harga cabai #kota kediri