Pria berusia 54 tahun ini memiliki usaha pengembangan ikan komet. “Alasan kenapa memilih ikan komet, sebab lebih mudah baik dari pemeliharaan dan penjualnya,” terang Bejo.
Awal membuka usaha budidaya ikan, Bejo tidak langsung memelihara ikan komet. Melainkan budidaya ikan nila hitam dan beberapa jenis ikan konsumsi.
“Sayangnya waktu ternak ikan nila hitam tidak berhasil. Penyebabnya karena kurang tepat cara pemeliharaannya,” akunya.
Bisa dikatakan Bejo merupakan salah satu peternak “tertua” yang ada di Desa Punjul. Dia sudah berkecimpung menjadi peternak ikan sejak 1998.
Kala itu, dia menyulap lahan sawahnya menjadi kolam ikan. Hal itu dilakukan karena mengalami gagal panen.
Dengan pengetahuan dan pengalamannya, Bejo ingin terus meningkatkan potensi perikanan di desanya. Salah satunya adalah dengan membagikan ilmu yang ia dapatkan.
Yang membeli ikan budidayanya tidak hanya dari wilayah Kediri. Namun juga dari luar kota. Seperti Tulungagung dan Blitar. Bahkan, paling jauh sampai dari Jawa Tengah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita