Kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai semakin tinggi. Salah satu bentuk nyatanya adalah beralih menggunakan tas berbahan kain kanvas.
Seperti yang dilakukan Rizky Puyanti, warga Dusun Kolak Selatan, Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih. Perempuan yang akrab disapa Kiki ini memproduksi tas kanvas handmade langsung dari rumahnya.
“Tas buatan saya ini bahan materialnya kanvas, karena bahannya kuat dan tahan lama,” ujarnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Tak hanya kuat, tas berbahan kanvas ini juga ringan dan mudah dilipat, sehingga praktis dibawa ke mana saja. “Karena tidak makan tempat, tas ini bisa diselipkan dalam tas utama,” imbuhnya.
Produksi tas ini dilakukan secara manual oleh Kiki. Dalam sehari, ia mampu membuat hingga 20 tas dengan berbagai motif dan ukuran.
Bukan kain polos biasa, kain kanvas yang digunakan punya motif-motif menarik mulai dari bunga, sepeda, hingga motif plat nomor kendaraan.
Bisa Custom Motif dan Ukuran, Harga Tetap Ramah Kantong
Salah satu keunggulan tas buatan Kiki adalah fleksibilitas desainnya. Tak hanya motif, konsumen juga bisa memilih bentuk dan ukuran sesuai kebutuhan.
Meski begitu, mayoritas stok tersedia dalam ukuran 65 x 42 sentimeter.
“Tas ini lengkap dengan resleting dan juga kantong di bagian samping,” terang Kiki. Tapi kalau ada yang lebih suka model tas serut, ia juga menyediakan opsi tersebut dengan tali koor sebagai penutupnya. Tinggal pilih, semua bisa disesuaikan.
Harga yang ditawarkan pun sangat bersahabat. Tas kanvas Kiki dijual mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 70.000, tergantung ukuran dan model. Cocok untuk anak muda sampai ibu rumah tangga.
Tas kanvas buatan Kiki bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga estetik dan fungsional. “Kebanyakan ibu-ibu suka yang motif bunga,” katanya sambil tersenyum. Tak hanya untuk belanja, tas ini juga cocok untuk aktivitas harian lainnya.
Editor : Jauhar Yohanis