Samsung Galaxy Z Flip7 vs Flip8, Perlu Upgrade atau Generasi Lama Masih Cukup?

Isna Febriani Nur Habibah • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:17 WIB
SAMSUNG GALAXY Z FLIP7 vs SAMSUNG GALAXY Z FLIP8
SAMSUNG GALAXY Z FLIP7 vs SAMSUNG GALAXY Z FLIP8

JP Radar Kediri – Samsung Galaxy Z Flip8 hadir sebagai penerus Galaxy Z Flip7 dengan sejumlah peningkatan pada performa, desain, dan fitur kamera.

Meski begitu, keduanya masih membawa konsep utama yang sama, yakni smartphone lipat dengan desain ringkas, layar utama luas, serta layar luar yang bisa digunakan untuk berbagai aktivitas.

Galaxy Z Flip7 sebelumnya sudah menawarkan layar utama 6,9 inci, FlexWindow 4,1 inci, kamera utama 50 MP, dan baterai 4.300 mAh.

Galaxy Z Flip8 mempertahankan sejumlah spesifikasi tersebut, tetapi membawa chipset lebih baru dan desain yang lebih tipis serta ringan.

Lantas, apakah peningkatan pada Galaxy Z Flip8 cukup berarti untuk membuat pengguna beralih dari Galaxy Z Flip7?

Baca Juga: iPhone 18 Pro vs Galaxy S26 Ultra: Mana yang Lebih Worth It?

1. Desain Flip8 Lebih Tipis dan Ringan

Salah satu perubahan yang cukup mudah dipahami terdapat pada desain perangkat.

Galaxy Z Flip7 memiliki bobot sekitar 188 gram dengan ketebalan 6,5 mm ketika terbuka. Sementara itu, Galaxy Z Flip8 memiliki bobot 180 gram dan ketebalan 6,1 mm ketika terbuka.

Selisih bobot 8 gram mungkin tidak langsung terasa bagi semua pengguna.

Namun, desain yang lebih tipis dan ringan dapat menjadi nilai tambah bagi orang yang sering membawa HP di saku atau menggunakannya dalam waktu lama.

Keduanya tetap mempertahankan konsep lipat vertikal. Saat ditutup, perangkat menjadi lebih ringkas, sedangkan ketika dibuka, layar utama berukuran 6,9 inci dapat digunakan untuk membaca pesan, menonton video, membuka aplikasi, hingga menjelajahi media sosial.

2. Performa Mendapat Peningkatan pada Flip8

Perbedaan generasi semakin terlihat pada bagian chipset.

Galaxy Z Flip7 menggunakan Exynos 2500, sedangkan Galaxy Z Flip8 ditenagai Exynos 2600. Chipset yang lebih baru tersebut menjadi salah satu peningkatan utama pada generasi terbaru.

Samsung juga menyebut Galaxy Z Flip8 mengalami peningkatan performa CPU, GPU, dan NPU dibandingkan pendahulunya.

NPU berperan dalam pemrosesan kecerdasan buatan, sedangkan CPU dan GPU mendukung berbagai aktivitas aplikasi serta pengolahan grafis.

Bagi pengguna yang sering berpindah aplikasi, mengedit foto, membuat konten, atau memanfaatkan fitur berbasis AI, peningkatan ini bisa menjadi pertimbangan.

Namun, Galaxy Z Flip7 tidak otomatis menjadi perangkat yang kurang memadai.

Untuk aktivitas seperti berkirim pesan, membuka media sosial, melakukan panggilan video, dan menikmati konten, performanya masih bisa memenuhi kebutuhan banyak pengguna.

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G vs Galaxy A37 5G, Selisih Kelasnya Dapat Apa?

3. Kamera Sama-Sama 50 MP, tetapi Fitur Flip8 Lebih Baru

Pada bagian kamera, kedua smartphone masih menggunakan konfigurasi kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dan ultra wide 12 MP. Keduanya juga memiliki kamera depan 10 MP.

Artinya, Galaxy Z Flip8 tidak menawarkan peningkatan resolusi kamera utama dibandingkan Flip7.

Perbedaan lebih terlihat pada fitur pendukung dan pemrosesan gambar.

Galaxy Z Flip8 menghadirkan peningkatan pengalaman FlexCam, fitur FlipShot, serta Super Steady dengan opsi Horizontal Lock untuk membantu menjaga orientasi rekaman video tetap horizontal. Fitur Photo Assist juga mendukung pengeditan foto berbasis AI.

Fitur-fitur tersebut menarik bagi pengguna yang sering mengambil foto atau merekam video untuk media sosial.

Sementara itu, Galaxy Z Flip7 tetap menyediakan kamera utama dengan resolusi tinggi dan desain lipat yang praktis untuk mengambil foto menggunakan FlexWindow sebagai alat bantu komposisi.

Dengan demikian, keputusan upgrade sebaiknya tidak hanya didasarkan pada angka megapiksel, tetapi juga pada fitur kamera yang benar-benar dibutuhkan.

Baca Juga: Galaxy S25 vs Galaxy A56 5G, Kapan Perlu Naik dari A Series ke S Series?

4. Baterai Belum Menjadi Alasan Utama untuk Upgrade

Galaxy Z Flip7 dan Galaxy Z Flip8 sama-sama memiliki baterai berkapasitas 4.300 mAh. Keduanya juga mendukung pengisian daya kabel 25W.

Samsung mengklaim kedua perangkat dapat digunakan untuk pemutaran video hingga 31 jam dalam kondisi pengujian yang ditentukan.

Angka tersebut merupakan klaim produsen, bukan jaminan daya tahan yang sama untuk setiap pengguna.

Galaxy Z Flip8 memang memiliki chipset yang lebih baru, tetapi hal itu tidak berarti daya tahan baterainya pasti jauh lebih lama dalam setiap skenario penggunaan.

Jika daya tahan baterai menjadi alasan utama untuk mengganti HP, pengguna sebaiknya mempertimbangkan kondisi baterai Flip7 yang dimiliki, pola penggunaan, dan kebutuhan pengisian daya sebelum memutuskan upgrade.

5. Software dan Fitur AI Jadi Pertimbangan Berikutnya

Galaxy Z Flip8 hadir dengan generasi software yang lebih baru dan optimalisasi FlexWindow melalui One UI 9.

Layar luar ini dirancang untuk memberikan akses lebih praktis ke aplikasi, informasi, dan sejumlah tindakan tanpa harus selalu membuka perangkat.

Sementara itu, Galaxy Z Flip7 sudah memiliki FlexWindow 4,1 inci yang dapat digunakan untuk melihat notifikasi, mengakses informasi, serta mendukung berbagai kebutuhan sehari-hari.

Keduanya juga termasuk perangkat dengan dukungan software jangka panjang dari Samsung.

Namun, karena Flip8 diluncurkan satu generasi lebih baru, siklus dukungan pembaruannya juga dimulai belakangan.

Bagi pengguna yang ingin memakai perangkat selama beberapa tahun, hal tersebut layak diperhitungkan.

Meski demikian, pengguna Flip7 tidak harus segera berganti perangkat hanya karena hadirnya versi software yang lebih baru, terutama jika fitur yang tersedia saat ini sudah mencukupi kebutuhan.

Jadi, Perlu Upgrade ke Galaxy Z Flip8?

Galaxy Z Flip7 dan Galaxy Z Flip8 sama-sama menawarkan pengalaman smartphone lipat yang praktis.

Perbedaan utamanya terletak pada chipset, desain yang lebih tipis dan ringan, serta penyempurnaan fitur kamera dan software.

Baca Juga: Beda Gaya, Beda Pilihan: iPhone 15 Pro atau Galaxy S24 Ultra?

Galaxy Z Flip8 lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan perangkat lebih ringan, performa generasi terbaru, dan fitur kamera serta AI yang lebih baru.

Sementara itu, Galaxy Z Flip7 masih layak dipertahankan bagi pengguna yang sudah memilikinya dan merasa performa, kamera, baterai, serta fitur lipatnya masih memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada akhirnya, upgrade tidak harus dilakukan hanya karena generasi baru sudah tersedia.

Jika peningkatannya sesuai dengan kebutuhan, Galaxy Z Flip8 layak dipertimbangkan.

Namun, jika penggunaan masih berjalan lancar dengan Galaxy Z Flip7, mempertahankan perangkat tersebut juga merupakan pilihan yang masuk akal.

Editor : Shinta Nurma Ababil
Samsung Galaxy Z Flip8 Samsung Galaxy Z Flip7 HP lipat gadget smartphone