Diskon 25 Persen iPhone 18 Jadi Umpan, Waspadai Situs Palsu Pengincar Data

Isna Febriani Nur Habibah • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:46 WIB
IPHONE 18 PRO
IPHONE 18 PRO

JP Radar Kediri – Menjelang penjualan iPhone 18, pengguna diminta lebih berhati-hati terhadap situs belanja palsu yang menawarkan harga murah.

Kaspersky menemukan sejumlah situs yang mengatasnamakan penjualan iPhone 18 dengan iming-iming diskon hingga 25 persen, layanan pre-order, hingga pembayaran menggunakan Bitcoin.

Situs-situs tersebut dibuat menyerupai toko online agar terlihat meyakinkan bagi calon pembeli.

Menurut temuan Kaspersky, modus penipuan tersebut ditemukan dalam beberapa bahasa, termasuk Inggris, Arab, dan Portugis.

Setelah calon korban tertarik dengan penawaran, mereka diarahkan mengikuti proses pemesanan dan diminta mengisi berbagai data pribadi serta informasi pembayaran.

Baca Juga: Beda Gaya, Beda Pilihan: iPhone 15 Pro atau Galaxy S24 Ultra?

Diskon Besar Dijadikan Umpan

Salah satu situs palsu menawarkan iPhone 18 dengan potongan harga 25 persen. Situs tersebut bahkan mencantumkan spesifikasi perangkat dan beberapa metode pembayaran, termasuk Bitcoin, sehingga dibuat menyerupai proses transaksi pada toko online biasa.

Kaspersky juga menemukan situs berbahasa Portugis yang menyasar pengguna di Brasil dan menawarkan pre-order iPhone 18 Pro.

Pengunjung dapat memilih warna serta kapasitas penyimpanan, tetapi sejumlah pilihan warna yang tersedia berbeda dari varian yang diumumkan secara resmi saat peluncuran.

Situs tersebut juga menawarkan pembayaran yang tidak harus dilakukan sekaligus serta menjanjikan pengembalian dana apabila pesanan dibatalkan.

Berbagai fitur itu digunakan untuk membuat situs terlihat seperti penjual yang terpercaya.

Data Pribadi Turut Jadi Sasaran

Setelah korban tertarik melakukan pembelian, situs palsu dapat meminta data seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.

Informasi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk menjalankan rekayasa sosial atau penipuan lanjutan.

Risiko lainnya muncul ketika pengguna diminta memasukkan informasi kartu bank.

Dalam kondisi tersebut, pelaku berpotensi memperoleh data pembayaran sekaligus uang yang ditransfer oleh korban.

Baca Juga: iPhone 17 Pro vs Xiaomi 17 Ultra, Begini Perbedaan Sistem Kameranya

Cara Menghindari Situs iPhone 18 Palsu

Kaspersky menyarankan calon pembeli melakukan transaksi melalui toko resmi atau pengecer yang memiliki reputasi baik.

Sebelum memasukkan informasi pribadi, alamat situs dan ejaan nama organisasi juga perlu diperiksa karena perbedaan kecil pada URL dapat menjadi tanda bahwa sebuah halaman bukan situs resmi.

Untuk transaksi online, pengguna juga dapat mempertimbangkan kartu virtual atau metode pembayaran khusus agar informasi kartu utama tidak langsung terekspos.

Baca Juga: Bikin Konten Pakai HP? Ini Perbedaan iPhone 16 Pro dan vivo X200 Pro

Pengguna disarankan memakai solusi keamanan yang dapat mendeteksi serta memblokir tautan phishing.

Selain itu, autentikasi multifaktor atau 2FA pada akun Apple ID dan aplikasi keuangan sebaiknya diaktifkan.

Riwayat transaksi perbankan juga perlu diperiksa secara berkala untuk memastikan tidak ada aktivitas yang tidak dikenal.

Kaspersky menilai tingginya antusiasme terhadap perangkat populer dapat dimanfaatkan penjahat siber untuk mencari keuntungan.

Karena itu, diskon yang terlalu besar, pilihan produk yang tidak sesuai pengumuman resmi, serta permintaan data pribadi atau kartu bank patut menjadi tanda untuk memeriksa kembali keaslian penjual sebelum melakukan transaksi.

Editor : Shinta Nurma Ababil
phishing iPhone 18 pro apple keamanan digital penipuan online