Openai Resmi Luncurkan Chatgpt For Teens Untuk Pengguna 13-17 Tahun

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:05 WIB
Ilustrasi ChatGPT for Teens yang menggabungkan teknologi AI, pembelajaran, dan perlindungan bagi pengguna remaja.
Ilustrasi ChatGPT for Teens yang menggabungkan teknologi AI, pembelajaran, dan perlindungan bagi pengguna remaja.

JP Radar Kediri - OpenAI resmi mengumumkan peluncuran ChatGPT for Teens pada Selasa, 18 Agustus 2026, sebuah versi khusus ChatGPT yang dirancang untuk pengguna remaja berusia 13 hingga 17 tahun. Fitur ini kini mulai digelar secara global untuk akun yang memenuhi syarat pada paket gratis maupun berbayar, dengan ketersediaan penuh di Australia diperkirakan menyusul pada 8 September 2026.

Kenapa Fitur Chatgpt For Teens Diluncurkan?

Kehadiran ChatGPT for Teens tak lepas dari sorotan publik terhadap minimnya perlindungan bagi pengguna remaja selama ini, termasuk sejumlah gugatan hukum yang menyoroti dampak interaksi chatbot terhadap kesehatan mental anak muda. Momentum ini juga muncul di tengah sorotan industri yang lebih luas terhadap platform digital, termasuk gugatan besar yang tengah dihadapi Meta dari puluhan jaksa agung negara bagian AS terkait dugaan desain aplikasi yang memicu perilaku adiktif pada anak dan remaja.

Aktivasi Otomatis dan Proteksi Berlapis

Berbeda dari fitur opsional, ChatGPT for Teens aktif secara otomatis pada akun yang teridentifikasi berusia di bawah 18 tahun — baik berdasarkan data usia yang didaftarkan pengguna, verifikasi usia, maupun sistem prediksi usia milik OpenAI. Pengguna yang merasa keliru dimasukkan ke pengalaman versi remaja dapat melakukan verifikasi usia melalui Persona, perangkat lunak verifikasi identitas pihak ketiga.

Pada versi ini, OpenAI menyematkan proteksi bawaan yang dirancang untuk mengurangi paparan konten sensitif atau berpotensi membahayakan perkembangan remaja, mengacu pada prinsip "Under-18" yang tertuang dalam Model Spec milik OpenAI.

Baca Juga: Rayakan 50 Tahun Satelit Indonesia, BRIN Kembangkan Satelit Generasi Keempat NEO-1

Kontrol Orang Tua, Tanpa Mengintip Percakapan

Orang tua atau wali dapat menautkan akun mereka secara opsional lewat fitur Parental Controls untuk mengatur sejumlah pengaturan, termasuk Quiet Hours yang membatasi akses ChatGPT pada jam-jam tertentu. Namun, OpenAI menegaskan fitur ini tidak memberi orang tua akses untuk membaca atau memantau isi percakapan anak secara langsung. Notifikasi keamanan hanya dikirim dalam situasi berisiko tinggi, dengan informasi yang dibagikan dibatasi hanya sebatas yang diperlukan untuk mendukung keselamatan remaja bersangkutan.

Belajar Lewat Proses, Bukan Jawaban Instan

Dari sisi edukasi, ChatGPT for Teens memperkenalkan alur belajar lebih terarah lewat Study Mode, yang memberikan petunjuk bertahap, pertanyaan lanjutan, hingga uji pemahaman alih-alih langsung memberikan jawaban akhir. Sistem ini dilengkapi pengingat tugas yang akan menyarankan Study Mode ketika mendeteksi pola pengerjaan tugas yang terkesan mencari jalan pintas, kuis, serta visualisasi pembelajaran.

Fitur Study Hours memungkinkan remaja atau orang tua/wali menentukan jam tertentu saat obrolan baru otomatis dimulai dalam mode belajar, tanpa memblokir akses ke ChatGPT secara keseluruhan.

Baca Juga: Google Cloud Partner Datalabs Buka Pusat Eksplorasi AI Gemini Enterprise di Indonesia

Gandeng CodeAI untuk Literasi AI

Bersamaan dengan peluncuran ini, OpenAI turut mengumumkan kemitraan dengan CodeAI (rebranding dari Code.org) untuk mendorong literasi kecerdasan buatan di kalangan pelajar. Kolaborasi ini mencakup program "Hour of AI", kompetisi nasional Builders Challenge untuk siswa SMA, serta dewan penasihat gabungan yang berfokus pada perkembangan anak dan ilmu pembelajaran.

Survei yang dirujuk dalam pengumuman kemitraan ini menyebutkan 75 persen siswa SMA menilai pemahaman soal AI akan semakin penting bagi masa depan mereka, sementara data survei federal menunjukkan hanya 16 persen kepala sekolah SMA menyatakan seluruh siswanya telah mendapat pengetahuan teknis memadai tentang AI di kelas.

OpenAI menyebut peluncuran ini akan terus diperluas secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, seiring pengembangan fitur berdasarkan masukan pengguna dan ahli perkembangan anak.

Penulis : Satria Sinak
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Editor : Shinta Nurma Ababil
ChatGPT for Teens ChatGPT openai