JP Radar Kediri - Google resmi memperkenalkan smartwatch terbarunya, Pixel Watch 5, lengkap dengan fitur yang diklaim bisa jadi penyelamat nyawa. Fitur bernama Breathing Emergency Detection ini disebut Google sebagai yang pertama di industri smartwatch, karena bisa mendeteksi gangguan napas serius dan otomatis menghubungi layanan darurat kalau penggunanya tidak merespons.
Fitur ini masuk dalam rangkaian "Health Guardian" yang diumumkan Google dalam acara Made by Google 2026. Cara kerjanya, Pixel Watch 5 memantau tanda-tanda penurunan kadar oksigen darah yang parah dan berkepanjangan — kondisi yang biasanya muncul akibat overdosis obat, pneumonia berat, atau tersedak.
Buat mendeteksi itu semua, jam tangan ini pakai algoritma berbasis AI yang menganalisis data dari tiga sensor sekaligus: sensor detak jantung (PPG), akselerometer buat gerakan, dan barometer buat ketinggian. Supaya tidak salah deteksi, sistemnya bakal mastiin dulu penggunanya lagi dalam kondisi minim gerakan tanpa perubahan ketinggian mendadak. Sistemnya juga mastiin pengguna belum tidur lebih dari 30 menit, biar tidak salah alarm gara-gara kondisi kayak sleep apnea.
Baca Juga: Google Assistant Resmi Pensiun 4 September 2026, Digantikan Sepenuhnya oleh Gemini
Kalau sistem mendeteksi kemungkinan gangguan napas, Pixel Watch 5 bakal kasih peringatan bertahap. Mula-mula getaran kuat dan notifikasi full-screen muncul di layar. Kalau tidak direspons, alarm suara bakal bunyi dibarengi hitung mundur 30 detik. Kalau tetap tidak ada respons, jam tangan (yang terhubung ke ponsel atau punya LTE) bakal otomatis nelepon layanan darurat, lengkap sama pesan otomatis yang ngasih tahu operator soal kondisi darurat dan lokasi penggunanya. Kontak darurat yang udah diatur sebelumnya juga bakal dapet notifikasi.
Google mengklaim fitur ini dikembangkan bareng tim dokter penyakit dalam, kardiolog, anestesiolog, sampai tenaga medis darurat, dan udah diuji coba di laboratorium klinis sebelum dirilis ke publik.
Yang perlu dicatat, fitur ini sifatnya opt-in alias harus diaktifkan manual di pengaturan, tidak otomatis nyala begitu beli. Saat ini, Breathing Emergency Detection baru tersedia di Pixel Watch 4 (lewat update software) dan Pixel Watch 5, itu pun baru di sejumlah negara Eropa kayak Inggris, Jerman, Prancis, Irlandia, Austria, Denmark, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Swiss. Amerika Serikat aja belum kebagian, apalagi Indonesia — sampai berita ini ditulis, Google belum ngasih kepastian soal kapan fitur ini bakal masuk ke pasar Asia Tenggara.
Baca Juga: Google Pixel 11 Meluncur 12 Agustus, Ini Bocoran 4 Varian Lengkap dengan Harga dan Fiturnya
Selain fitur kesehatan ini, Pixel Watch 5 juga dibekali Gemini Intelligence buat asistensi proaktif, akurasi GPS yang diklaim lebih baik, dan ringkasan tren kesehatan bulanan buat tekanan darah, tidur, sampai metabolisme. Di pasar Amerika Serikat, jam tangan ini dibuka pre-order mulai 12 Agustus dan bakal tersedia luas per 20 Agustus 2026, dengan harga mulai USD399 buat ukuran 41mm.
Info lebih lengkap soal fitur ini bisa dicek langsung di blog resmi Google lewat
Google Pixel Watch 5 is here with new health features and Gemini AI
Artikel ini diperkaya oleh : Satria Sinak, mahasiswa magang dari Universitas Nusantara PGRI Kediri
Editor : MahfudSumber : AntaraNews