Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ekonomi Digital Indonesia Tembus 366 Miliar Dolar, Pemerintah Andalkan AI Center UGM

Jauhar Yohanis • Senin, 17 November 2025 | 23:40 WIB

Wamenkomdigi Nezar Patria memberikan sambutan saat menghadiri acara Peluncuran UGM AI Center of Excellence di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Yogyakarta, Sabtu (15/11/2025).
Wamenkomdigi Nezar Patria memberikan sambutan saat menghadiri acara Peluncuran UGM AI Center of Excellence di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Yogyakarta, Sabtu (15/11/2025).

JP Radar Kediri- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan AI Center of Excellence di Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menjadi motor riset nasional untuk memperkuat ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang pesat.

Nezar mengatakan ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai nilai 366 miliar dolar AS pada 2030, sehingga kemampuan inovasi dalam negeri menjadi kebutuhan mendesak. AI Center of Excellence, menurutnya, adalah fondasi penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi berbasis kecerdasan buatan.

“Pembentukan AI Center of Excellence di UGM ini salah satu bentuk kolaborasi yang kita harapkan. Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Telkom atas dukungannya,” kata Nezar di Jogjakarta, Sabtu 15 November 2025.

Kerja sama UGM dan Telkom yang baru diteken dinilai menghadirkan model kolaborasi yang dibutuhkan Indonesia untuk memperkuat kapasitas riset dan menghasilkan solusi AI yang menjawab persoalan nyata di berbagai sektor strategis. Pusat ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran, riset, sekaligus inkubator inovasi.

Nezar juga menegaskan pentingnya peran Indonesia dalam ekonomi digital kawasan Asia Tenggara yang diproyeksikan menembus 1 triliun dolar AS pada 2030, dengan Indonesia diprediksi menyumbang hingga 40 persen dari nilai tersebut. “AI Center ini bisa menjadi pusat untuk riset dan inovasi. Memberikan solusi berbasis AI untuk mengatasi persoalan yang kita hadapi hari ini,” ujarnya.

Ia menyebut posisi Indonesia sangat strategis berkat populasi besar dan perkembangan teknologi yang pesat. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam memperluas kemampuan nasional menghadapi percepatan transformasi digital.

Pemerintah juga menyiapkan landasan regulasi berupa Peta Jalan Nasional Pengembangan AI dan Etika AI yang saat ini tengah diselaraskan untuk ditetapkan sebagai Peraturan Presiden. Dokumen ini diharapkan menjadi payung pengembangan inovasi AI yang aman, etis, dan berkelanjutan.

Nezar menutup dengan menegaskan bahwa investasi riset AI di kampus dan industri merupakan langkah penting agar Indonesia mampu berdiri sebagai produsen teknologi masa depan, bukan hanya konsumen(*)

Baca Juga: Buat Cuplikan Film Profesional dengan Pembuat Video AI

Baca Juga: OpenAI Luncurkan ChatGPT Atlas, Browser AI yang Tantang Dominasi Google Chrome

Editor : Jauhar Yohanis
#ugm #komdigi #ai center