Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pesaing Berat GPT, Anthropic. Bisa Bangun Startup Otomatis, dari Domain sampai Audit Keamanan

Jauhar Yohanis • Jumat, 3 Oktober 2025 | 16:23 WIB

Anthropic
Anthropic

Persaingan antar raksasa kecerdasan buatan (AI) kian panas. Anthropic resmi meluncurkan model frontier terbaru bernama Claude Sonnet 4.5 pada Senin (30/9). Model ini diklaim menghadirkan performa terbaik di kelasnya, khususnya pada kemampuan pengkodean (coding).

Berbeda dengan pendahulunya, Claude Sonnet 4.5 disebut mampu membangun aplikasi production-ready, bukan sekadar prototipe. Lompatan ini dinilai sebagai peningkatan reliabilitas besar bagi pengembang dan perusahaan.

Harga Sama, Performa Lebih Tinggi

Claude Sonnet 4.5 tersedia melalui Claude API dan chatbot Claude dengan harga yang sama seperti versi sebelumnya:

Anthropic menyebut, Sonnet 4.5 mencapai performa terdepan pada sejumlah tolok ukur coding, termasuk SWE-Bench Verified.

Mampu Koding Otomatis Hingga 30 Jam

Anthropic AI researcher David Hershey mengungkapkan, benchmark saja tak cukup menggambarkan kemampuannya. Dalam uji coba dengan klien korporasi, Claude Sonnet 4.5 mampu melakukan pengkodean secara otonom hingga 30 jam non-stop.

“Dalam waktu itu, kami melihat model ini bukan hanya membangun aplikasi, tapi juga menyiapkan layanan basis data, membeli domain, hingga melakukan audit SOC 2 demi memastikan keamanan produk,” kata Hershey, dikutip TechCrunch.

Dipuji Startup AI Besar

CEO Cursor Michael Truell menyebut Claude Sonnet 4.5 sebagai standar baru performa coding, terutama untuk pekerjaan jangka panjang. Senada, CEO Windsurf Jeff Wang menyebutnya sebagai generasi baru model coding.

Apple dan Meta bahkan disebut telah menggunakan model Claude secara internal. Sementara itu, Anthropic terus memperluas pasar melalui kolaborasi dengan platform coding seperti Cursor, Windsurf, dan Replit.

Fitur Baru: Claude Agent SDK

Bersamaan dengan peluncuran Sonnet 4.5, Anthropic juga merilis Claude Agent SDK. Perangkat ini memungkinkan pengembang membangun agen AI mereka sendiri dengan infrastruktur yang sama seperti Claude Code.

Selain itu, Anthropic meluncurkan riset terbatas bertajuk “Imagine with Claude” khusus pelanggan Max. Fitur ini memungkinkan AI merespons permintaan pengguna secara real time dengan kode yang benar-benar baru, tanpa template bawaan.

Persaingan Makin Ketat

Claude Sonnet 4.5 hadir hanya kurang dari dua bulan setelah rilis Claude Opus 4.1. Pola rilis cepat ini menunjukkan betapa sengitnya persaingan AI global.

OpenAI dengan GPT-5 bahkan sudah menyalip beberapa tolok ukur coding, menantang dominasi Anthropic. Namun dengan Sonnet 4.5, Anthropic berusaha merebut kembali posisi puncak di arena AI untuk rekayasa perangkat lunak.

Editor : Jauhar Yohanis
#Claude Sonnet #Anthropic #GPT