JP Radar Kediri - Teknologi kecerdasan buatan kini memberi ruang lebih personal untuk mengenang orang tua yang telah tiada.
Google lewat Gemini AI menghadirkan fitur unik yang memungkinkan pengguna membuat foto bergaya polaroid bersama ayah dan ibu, meski mereka sudah berpulang.
Lewat teknologi ini, foto lama orang tua bisa digabungkan dengan foto pribadi, lalu diproses hingga menghasilkan potret realistis penuh kenangan.
Kuncinya ada pada kemampuan Gemini AI menjaga konsistensi wajah dan ekspresi. Sehingga hasil akhir tetap natural, seolah momen kebersamaan itu benar-benar pernah diabadikan.
Baca Juga: Mudah! Begini Cara Edit Foto Bersama Idola ala Foto Polaroid dengan Gemini AI tinggal Copy Paste
Untuk menggunakannya, pengguna bisa mengakses situs gemini.google.com atau aplikasi resmi Gemini AI, lalu masuk dengan akun Google. Minimal diperlukan versi Gemini 2.5 Flash atau lebih baru (ditandai dengan ikon pisang).
Sebelum mulai, ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan: foto diri serta foto orang tua dengan kualitas tinggi, wajah menghadap kamera, jelas, dan tidak terpotong. Semakin baik kualitas foto, semakin realistis pula hasil akhirnya.
Berikut langkah-langkah praktis membuat foto polaroid kenangan bersama orang tua:
-
Masuk ke Google Gemini, pilih ikon “Tambah File” atau tanda “+” di kolom prompt.
-
Unggah foto diri, ibu, ayah, atau sosok tersayang.
-
Tulis instruksi (prompt) dengan detail: gaya polaroid, efek blur, cahaya lampu kilat, hingga latar belakang sederhana.
-
Tambahkan instruksi khusus seperti “jangan ubah wajah” agar karakter tetap terjaga.
-
Sertakan nuansa emosional yang diinginkan, misalnya hangat, akrab, atau bernostalgia.
-
Klik “Generate” dan tunggu hasilnya.
-
Jika kurang sesuai, lakukan penyesuaian dengan prompt tambahan.
-
Setelah pas, unduh hasil fotonya.
Pengguna juga bisa berkreasi dengan variasi prompt. Misalnya:
-
Foto bersama Ibu
“Buatlah gambar bergaya Polaroid dengan efek blur ringan dan cahaya kilat khas ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang dengan tirai putih, dan buat pose perempuan dalam foto saling berpelukan seperti ibu dan anak.” -
Foto bersama Ayah dan Ibu
“Buat foto Polaroid realistis dengan latar tirai putih. Saya berdiri di tengah, ibu di kanan memegang tangan saya, ayah di kiri merangkul bahu saya. Semua tersenyum hangat ke arah kamera dengan suasana nostalgia.” -
Foto keluarga penuh kehangatan
“Foto AI bergaya Polaroid dengan suasana akrab. Saya duduk berdampingan dengan ibu dan ayah, latar tirai putih buram, pencahayaan hangat, dan tone klasik ala Polaroid. Wajah tetap natural, fokus pada kedekatan keluarga.”
Variasi prompt ini menunjukkan detail kecil mampu mengubah hasil akhir. Semakin spesifik instruksi, semakin akurat pula momen kebersamaan yang bisa dihidupkan kembali.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira