Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa IT dan Informatika, Jangan Salah Pilih!
Ilmidza Amalia Nadzira• Minggu, 17 Agustus 2025 | 05:00 WIB
ilustrasi laptop BY sora ai
JP Radar Kediri – Bagi mahasiswa IT dan Informatika, laptop bukan sekadar alat untuk mengetik tugas atau presentasi. Perangkat ini bisa dibilang sebagai “senjata utama” untuk ngoding, desain, hingga simulasi sistem yang cukup berat. Salah pilih laptop? Bisa-bisa kamu malah kesulitan saat menjalani perkuliahan.
Lalu, laptop seperti apa yang cocok untuk mahasiswa IT dan Informatika? Berikut beberapa rekomendasi yang bisa jadi pertimbangan:
1. Minimal Prosesor Intel i5 atau AMD Ryzen 5
Menghadapi software seperti Android Studio, MATLAB, atau Visual Studio, jelas butuh performa kencang. Prosesor seri i5 atau Ryzen 5 jadi standar aman supaya laptop nggak gampang lemot saat multitasking.
2. RAM 16 GB Lebih Disarankan
Meski 8 GB masih bisa dipakai, tapi untuk coding skala besar, virtual machine, atau multitasking aplikasi, RAM 16 GB akan jauh lebih nyaman. Ingat, mahasiswa IT biasanya buka lebih dari 10 tab browser plus compiler sekaligus.
SSD bikin laptop lebih ngebut saat booting maupun membuka aplikasi. Pilih minimal 512 GB supaya lega menyimpan data proyek, software, dan file kuliah. Kalau masih pakai HDD, siap-siap sering nunggu loading.
4. Kartu Grafis (GPU) Tambahan Kalau Perlu
Untuk mahasiswa yang fokus ke AI, data science, atau desain grafis, GPU seperti NVIDIA RTX 3050 atau setara sangat membantu. Tapi kalau hanya coding standar, GPU integrated sudah cukup.
5. Baterai Awet & Desain Ringan
Kuliah bisa seharian penuh, jadi pilih laptop dengan daya tahan baterai 6–8 jam dan bobot sekitar 1–1,5 kg. Nggak mau kan punggung pegel gara-gara bawa laptop berat?
Acer Swift X – Ringan, stylish, tapi performa tetap mantap.
MacBook Air M1/M2 – Untuk yang suka ekosistem Apple, awet baterai, performa stabil, meski butuh penyesuaian software tertentu.
Penutup
Laptop untuk kuliah IT dan Informatika bukan hanya soal keren atau mahal. Kuncinya adalah sesuaikan kebutuhan dengan budget. Jangan tergoda hanya karena brand, tapi pikirkan juga jangka panjang—apakah laptopmu siap dipakai sampai skripsi nanti?
Author : Muhammad Farhansyah - PSDKU Polinema Kediri