JP Radar Kediri – Pembelajaran daring banyak dianggap kurang efektif. Padahal dalam era digital seperti sekarang, pembelajaran daring menjadi salah satu solusi utama bagi siswa dan pengajar untuk tetap produktif tanpa tatap muka langsung.
Dua platform yang paling banyak digunakan adalah Google Classroom dan Zoom, yang jika dimanfaatkan secara maksimal, bisa menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan efisien.
Pemanfaatan Google Classroom sebagai Pusat Manajemen Tugas
Google Classroom berperan sebagai pusat pengelolaan tugas, materi, dan komunikasi akademik antara guru dan siswa.
Dengan fitur unggah tugas, komentar langsung, serta notifikasi terpusat, platform ini sangat membantu pengaturan proses belajar yang terstruktur dan tidak membingungkan.
Zoom sebagai Media Tatap Muka Virtual
Zoom memungkinkan guru dan siswa melakukan diskusi langsung secara real-time dengan dukungan fitur video, audio, serta screen sharing.Fasilitas breakout room, whiteboard digital, dan rekaman video sangat bermanfaat untuk kegiatan kelompok maupun review materi pasca kelas.
Integrasi Dua Platform untuk Hasil Optimal
Penggabungan antara Google Classroom dan Zoom menjadi strategi yang ideal untuk menciptakan sistem pembelajaran daring yang dinamis.Guru dapat menjadwalkan pertemuan Zoom langsung dari Classroom, lalu menyimpan rekaman dan tugas pada platform yang sama untuk kemudahan akses.
Tips Maksimalkan Penggunaan Platform Daring
Agar pembelajaran lebih efektif, siswa disarankan untuk menyiapkan lingkungan belajar yang nyaman, stabilitas internet yang baik, serta mencatat materi penting selama sesi Zoom berlangsung.
Jadi dalam hal ini mencatat tetap menjadi hal yang wajib untuk dilakukan. Walaupun guru memberikan soft copynya.
Yang juga harus diperhatikan adalah kondisi fisik harus segar. Jangan karena tidak tatap muka, pembelajar dalam kondisi belum mandi. Kondisi ini pasti akan mengurangi efektivitas belajar.
Saat pembelajaran, hidari dengan tengkurap di kasur. Duduk yang nyaman sambil menyimak layar. Suara harus terdenan jelas. Dan tentu saja kamera harus on. Dengan demikian konsentrasi pembelajar akan fokus.
Sementara guru dapat memanfaatkan kuis daring, video pembelajaran, dan forum diskusi untuk membuat suasana belajar lebih aktif dan tidak membosankan.
Jangan lupa selalu interaktif dengan siswa. Memberi pertanyaan, memanggil namanya dan lain sebagainya.
Penulis:Akhmad Syahrul Amin
Editor : Jauhar Yohanis