Kompetisi Liga 1 Indonesia akan segera berakhir. Menariknya, laga pamungkas nanti bukan berbicara tentang pemenang. Pasalnya, penentuan juara telah diketahui sejak beberapa waktu lalu.
Persib Bandung telah dinobatkan sebagai kampiun Liga 1 Indonesia. Maung Bandung berhasil back to back menjadi jawara kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air.
Praktis, perebutan predikat juara tak lagi menjadi tontonan utama penikmat olahraga sejuta umat ini.
Yang menarik justru tentang tim-tim yang bakal terdegradasi ke Liga 2. Ada beberapa tim yang harus berjuang mati-matian untuk menyambung napas.
Semen Padang FC berada di peringkat ke-15. Tepat satu tingkat di atas zona degradasi. Dari 33 laga mereka mengantongi 33 poin.
Lalu, dua tim di zona degradasi. Adalah PSS Sleman dan PS Barito Putera. Keduanya sama-sama mengoleksi 31 poin dari 33 laga. Mereka berada di peringkat 16 dan 17.
Laga terakhir menjadi pertandingan hidup dan mati. Kemenangan mutlak harus diraih untuk menjaga asa di kancah tertinggi Liga 1.
Namun, itu juga belum pasti menyelamatkan keduanya. Jika Kabau Sirah mendapatkan tiga poin, kemenangan ketiganya bakal sia-sia.
Raihan poin Super Elang Jawa dan Laskar Antasari tak akan bisa melampaui perolehan Semen Padang FC.
Sementara itu, PSIS Semarang sudah dipastikan turun kasta musim depan. Laskar Mahesa Jenar menjadi juru kunci dengan perolehan 25 poin dari 33 laga. Seluruh tim yang berpotensi terdegradasi akan main serentak Sabtu sore (24/5).
Bermain di waktu yang sama tentu menjadi sebuah upaya untuk mengurangi potensi kecurangan atau main mata.
Sudah seharusnya semua tim berlomba menampilkan permainan terbaiknya. Terlepas bagaimana posisinya di papan klasemen.
Pecinta sepak bola Indonesia patut mendapatkan suguhan terbaik. Tanpa adanya drama-drama yang mencederai semangat fair play yang menjadi fondasi kompetisi olahraga.
Editor : Andhika Attar Anindita