Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Menunggu Sanksi Komdis PSSI Turun atas Kasus Perusakan Bus Persik Kediri

Andhika Attar Anindita • Kamis, 15 Mei 2025 | 06:57 WIB
Ilustrasi Macan Putih dan Singo Edan.
Ilustrasi Macan Putih dan Singo Edan.

Manajemen Arema FC memang sudah lama ingin menggunakan Stadion Kanjuruhan kembali. Bahkan, wacana laga pembuka saat melawan Persebaya Surabaya sempat mengemuka.

Tentu ide ini banyak mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Mayoritas menyatakan penolakan terhadap wacana tersebut.

Pasalnya, itu sama saja mengulang luka lama. Mengingat, tragedi Kanjuruhan pada 2022 silam terjadi saat Singo Edan kontra Bajul Ijo.

Menjadikan laga melawan Persebaya sebagai pertandingan pembuka di Stadion Kanjuruhan sangatlah riskan. Penuh risiko.

Oleh karena itu, wacana tersebut tidak mendapat lampu hijau. Namun, keinginan manajemen untuk kembali berkandang di Kanjuruhan ternyata sangat besar.

Hingga akhirnya terbit keputusan menjadikan laga melawan Persik Kediri sebagai pertandingan pembuka.

Padahal, Singo Edan dan Macan Putih memiliki rivalitas yang juga tinggi. Sejarah mencatat bahwa duel kedua tim tidak hanya terjadi di dalam lapangan.

Namun, kelompok supporter juga kerap terlibat perselisihan. Baik itu oknum Persikmania maupun Aremania.

Hingga akhirnya apa yang dikhawatirkan benar-benar terjadi. Laga yang berakhir 3-0 untuk kemenangan Persik Kediri itu menjadi awal bencana.

Anak asuh Divaldo Alves justru mendapat lemparan batu saat hendak kembali ke hotel. Kaca bus pecah. Beberapa orang mengalami luka akibat insiden tersebut.

Kasus ini sangat ironis. Untuk menalar saja sangat berat rasanya. Laga perdana di stadion yang terjadi tragedi sepak bola terbesar di Indonesia justru kembali dinodai perusakan. Seperti dejavu.

Entah siapa pelakunya, sanksi tegas harus diberikan. Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak bisa diam saja.

Perlu ada sanksi yang sangat tegas dan berat. Mengingat kejadian ini bukan yang pertama kali. Seluruh mata kembali tertuju ke Kanjuruhan. Kami menunggu! (*)

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#persik kediri #perusakan bus #komdis pssi #arema fc #sanksi