BANYAK pelajar dari luar kota memanfaatkan liburannya ke Kampung Inggris Pare. Mereka mengisi waktu luang untuk belajar bahasa di wisata edukasi kampung bahasa.
Kedatangan wisatawan itu kerap dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka kerap menjadi sasaran lembaga kursus bodong yang beroperasi pada saat momen liburan saja.
Tentu saja keberadaan lembaga bodong itu menjadi duri di Kampung Inggris. Pertama, lembaga kursus di Kampung Inggris punya karakter yang sangat kuat untuk menjaga mutu dan kualitas kursusannya. Misalnya siswa yang belajar di kelas masih terbatas. Meski peminatnya banyak, lembaga kursus kerap membatasi jumlah membernya maksimal 20 orang.
Lembaga kursus di Kampung Inggris tidak akan memaksa untuk menambah jumlah siswanya. Pembatasan tersebut dilakukan agar pembelajaran lebih kondusif. Hal ini tentu berbeda dengan lembaga bodong yang muncul dadakan hanya pada saat libur saja.
Baca Juga: Belajar Memanajemen Bencana
Kursusan bodong tidak akan memerhatikan efektivitas jumlah siswa. Mereka akan menampung berapa saja jumlah siswa yang ingin masuk ke dalam kelas tidak peduli harus berjubel.
Yang kedua adalah kemampuan pengajar lembaga bodong tidak seperti kursusan yang telah berizin. Lembaga kursus yang resmi di Kampung Inggris biasanya punya keunggulan dan ciri khas. Siswa bisa memilih sesuai dengan keinginannya. Bisa kemampuan speaking dan pronunciation. Atau memilih grammar. Hingga IELTS dan TOEFL. Pengajar yang jam terbangnya minim pasti akan memengaruhi kualitas belajar siswa.
Dan terakhir adalah profit. Keberadaan lembaga bodong itu didorong untuk mengejar keuntungan. Mereka memanfaatkan kunjungan wisata edukasi yang pasti mengalami lonjakan setiap liburan. Itulah masalah yang terjadi jika lembaga bodong terus dibiarkan. Keberadaan mereka hanya menjadi duri. Agar nama baik Kampung Inggris tidak tercoreng oleh lembaga bodong maka perlu ada regulasi khusus untuk menindak tegas keberadaan kursusan ilegal.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian