Dua Kali Gagal di Ritmik Gimnastik Porprov, Renita Bangkit Lagi

Emilia Susanti • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 00:33 WIB
Atlet ritmik gimnastik Renita Maulida Mohi. (FOTO: Emilia/JPRK)
Atlet ritmik gimnastik Renita Maulida Mohi. (FOTO: Emilia/JPRK)

Harus Turunkan Berat Badan Demi Comeback 

Dua kali gagal bawa pulang medali di cabang olahraga (cabor) ritmik gimnastik Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, Renita Maulida Mohi sempat off lama. Namun, dia memilih bangkit lagi hingga bisa mempersembahkan medali perunggu di Porprov IX Jatim 2025.

Tahun depan, gadis yang duduk di kelas 12 SMAN 8 Kota Kediri ini bakal turun di Porprov Jatim. Ajang bergengsi itu sekaligus merupakan porprov ke lima bagi Renita! Konsistensinya itu menunjukkan jika dia merupakan atlet andalan yang diharapkan bawa pulang medali.

Untuk bisa ada di posisi sekarang, Renita memang harus melewati banyak tantangan. Apalagi, pada porprov kedua dan ketiganya, dia harus pulang dengan tangan hampa. “Itu saya down banget,” aku gadis asal Kecamatan Mojoroto ini.

Merasa tak bisa membawa prestasi yang membanggakan, Renita pun memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas gimnastik. Bukan hanya beberapa hari, namun sampai delapan bulan.

Baca Juga: Jangan Dirusak Lagi Pagar Stadion Brawijaya! Pemkot Kediri Perbaiki Bertahap

“Saya kembali (latihan) itu karena (hari-hari) kayak kosong. Biasanya kan tiap hari latihan. Nah karena nggak latihan jadi nggak ada kegiatan. Dan saya kan nggak ikut ekstrakurikuler di sekolah,” ceritanya saat ditemui di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri.

Tak tahan nganggur terlalu lama, Renita pun memutuskan untuk kembali ke dunia lamanya: ritmik gimnastik. Meski niatnya untuk comeback sudah bulat, ternyata semuanya juga tidak semudah yang dibayangkannya.

Salah satu hambatan adalah berat badan Renita. Jika semula berat badannya hanya 44 kilogram, off selama delapan bulan membuat berat badannya menjadi 49 kilogram.

Mau tak mau, Renita harus mengembalikan berat badannya seperti saat masih menjadi atlet. Pasalnya, kondisi berat badan sangat mempengaruhi performa di dalam arena. Bila berlebih, akan sulit untuk melakukan gerakan-gerakan gimnastik.

“Jadi harus diturunin dulu. Dan berat bedan memang harus dijaga, setiap hari sebelum dan setelah latihan pasti harus timbang dulu,” beber gadis yang sudah memulai karirnya sejak kelas 2 sekolah dasar (SD) tersebut.

Beruntung, tekadnya untuk comeback itu berbuah manis. Pasca-kegagalan pada porprov 2022 dan 2023, di porprov tahun lalu dia berhasil membawa medali perunggu. Hasil itu membuatnya kembali bersemangat.

Kini dia pun antusias mempersiapkan diri untuk menghadapi Porprov X 2027 di Kota Surabaya. Sebelum turun di ajang bergengsi itu, dia tengah fokus pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Gimnastik yang berlangsung di Kabupaten Kediri.

Setelah selesai, Renita akan bersiap lagi untuk menghadapi kejuaraan selanjutnya. Yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang berlangsung November nanti. Setelah itu, dirinya akan turun di ajang porprov.

Baca Juga: Timnas Voli Putri Menggila di Asian Games, Tundukkan Nepal Tiga Set Langsung, Tapi Kalah dari Jepang

“Persiapannya tetap latihan setiap hari, rest-nya di hari Minggu. Lalu untuk Senin ada latihan fitness, Kamis latihan fisik, selain itu latihan teknik. Harapannya, saya ingin bisa mendapat medali di porprov tahun depan,” tandasnya. (em/ut)

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
Renita atlet gimnastik atlet gimnastik kota kediri atlet ritmik gimnastik renita maulida mohi atlet kota kediri