JP Radar Kediri – Beberapa waktu lalu, sekelompok oknum suporter Persik Kediri tampak rusuh di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Tepatnya pada laga perdana Macan Putih musim ini. Yaitu saat Bayu Otto dkk menjamu Dewa United Banten FC (5/9).
Aksi tak terpuji dari suporter itu pun membuat pagar pembatas stadion yang ada di sisi selatan jebol. Tak kalah memalukan, video rusuh itu viral di media sosial. Hujatan pun tak terelakkan.
Kabar baiknya, Pemkot Kediri bergerak cepat untuk memperbaiki pagar tersebut. Bahkan tak sekadar merenovasi. Melainkan menggantinya dengan yang baru. Hanya saja, penggantian pagar itu belum dilakukan secara menyeluruh. Namun pada bagian tribun C dan D.
“Tahap pertama, kami fokus ke yang rusak-rusak itu,” terang Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Hermawan Agung Tricahyono.
Baca Juga: Persik Ditahan Imbang Arema FC, Pelanggaran Park Junheong Berbuah Penalti
Dia mengatakan, target pengerjaan pagar di dua tribun itu bisa rampung sebelum laga home Persik Kediri. Yaitu pada pertandingan menjamu Madura United pada 9 Oktober mendatang.
“Jadi ini dibongkar, lalu diganti dengan baru. Yang jelas nanti pagarnya lebih tinggi dan pakai besi,” terang pria yang akrab disapa Hermawan tersebut.
Selanjutnya, dia mengklaim bahwa pagar yang baru nanti akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku. Dalam hal ini, Hermawan menyebut bahwa pihak kepolisian juga turut hadir saat pengecekan pagar. Mengingat hal ini akan berkaitan dengan risk assessment.
Lebih jauh, pihaknya akan melakukan penggantian pagar secara menyeluruh di Stadion Brawijaya. Namun, pengerjaannya tidak akan dilakukan secara langsung. Melainkan beberapa tahap. Lantaran kondisi pagar yang ada di tribun C dan D paling parah, maka penggantian difokuskan pada dua titik tersebut.
“Yang urgent dulu kami perbaiki. Kemudian nanti terkait yang lainnya kami sambil mengikuti jadwalnya Persik. Sekitar pertengahan Desember harapan kami bisa selesai,” tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita