Cabor Angkat Berat Bakal Absen di Ajang PON? Pabersi Kota Kediri Tunggu SK Resmi

Emilia Susanti • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 10:48 WIB
Atlet angkat berat. (FOTO: Emilia/JPRK)
Atlet angkat berat. (FOTO: Emilia/JPRK)

JP Radar Kediri – Para atlet angkat berat saat ini dirundung rasa gelisah.

Sebab, cabang olahraga (cabor) ini dikabarkan akan ditiadakan dalam ajang Pekan Olaharaga Nasional (PON) 2028 mendatang.

“Kami masih menunggu SK (surat keputusan) resmi dan kami terus update ke PB (pengurus besar) Pabersi,” kata Ketua Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kota Kediri Yusuf Tri Prasetyo.

Dia membeberkan, cabor angkat berat ini tidak masuk dalam daftar cabor yang akan dipertandingan pada PON XXII 2028 yang berlangsung di NTT, NTB, dan DKI Jakarta.

Baca Juga: Dua Legiun Asing Persik Kediri Tak Bisa Diharapkan, Sergio Castel dan Reno Piscopo Masih Cedera

Itu diketahui saat rapar koordinasional nasional (rakernas) yang berlangsung beberapa waktu lalu.

“Dalam pembahasan venue dan cabor di rakernas, untuk angkat berat itu tidak ada,” ujar pria yang akrab disapa Yusuf itu.

Kendati demikian, PB Pabersi dikabarkan tengah berupaya agar angkat berat tetap dipertandingkan.

Yusuf pun berharap upaya yang dilakukan pengurus pusat tersebut bisa berbuah manis.

Sebab, dirinya memiliki dua atlet yang diproyeksikan bisa turun di ajang PON.

“Karena nggak ada di PON (belum jelas, Red), atlet yang saya siapkan kami masukkan menjadi pelatih. Lalu, atlet potensial lainnya kami fokuskan ke porprov (pekan olahraga provinsi),” beber Yusuf.

Meski nasib cabornya masih terombang-ambing, dia menerangkan bahwa pembinaan atlet terus berjalan.

Misalnya upaya PB Pabersi gagal, hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk mencetak atlet berprestasi.

Sebab, dalam PON 2032, cabor angkat berat sudah dipastikan masuk dalam daftar cabor yang dipertandingkan.

“Di 2032 nanti ada, jadi atlet yang saat ini masih junior bisa dipersiapkan untuk PON 2032,” jelasnya.

Baca Juga: Persik Kediri Dihantui Badai Cedera Jelang Laga Derby Kontra Arema FC

Terlepas dari itu, Yusuf sangat menyayangkan atas ketiadaan cabor angkat berat di PON 2028.

Pasalnya, cabor ini sudah beberapakali dipertandingkan dalam PON.

Sehingga, absennya cabor angkat berat dari daftar cabor yang dipertandingkan menjadi sebuah pertanyaan tersendiri.

Sementara, ada banyak cabor baru yang dipertandingkan dalam PON 2028 nanti.

“Harapannya tetap dipertandingkan, karena ada cabor baru yang dipertandingkan,” tandas Yusuf. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
atlet angkat berat kota kediri Pabersi Kota Kediri pabersi PON 2028 atlet angkat berat