Dikepung ‘Raksasa’ Jatim, Afkot Realistis di Porprov, Gerilya Mencari Pemain

Emilia Susanti • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 21:21 WIB
Tim futsal Kota Kediri pada ajang porprov 2025. (FOTO: Afkot Kediri)
Tim futsal Kota Kediri pada ajang porprov 2025. (FOTO: Afkot Kediri)

JP Radar Kediri–Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, Asosiasi Futsal Kota Kediri memilih realistis. Dikepung oleh kontingen ‘raksasa’, mereka hanya mematok target yang realistis. Yakni membidik medali perunggu.

Ketua Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Kediri Arifudin Prabowo mengungkapkan, pihaknya saat ini belum menyiapkan tim untuk porprov tahun depan.

Salah satunya karena terkait dengan regulasi usia pemain yang menghambat pelaksanaan penjaringan.

“Kami pantau pemain-pemain (futsal) yang ada lewat kompetisi-kompetisi,” kata pria yang akrab disapa Arif itu.

Baca Juga: Rangkul Anak Muda lewat Bahlil Mini Soccer, Golkar Jatim Bidik Jadi Agenda Rutin

Selebihnya, menurut Arif Afkot juga memperbanyak kompetisi. Lewat ajang itu, pihaknya mencari pemain potensial untuk memperkuat tim futsal Kota Kediri.

Hanya saja, diakui Arif proses pencarian pemain tidak semudah dibayangkan. Sebab mereka harus mencari pemain yang berdomisili Kota Kediri.

Hal tersebut jadi tantangan berat karena Kota Kediri hanya terdiri dari tiga kecamatan.

Belum lagi ada cabang olahraga (cabor) serupa seperti sepak bola dan minisoccer.

“Makanya kami berusaha mengundang kompetisi-kompetisi skala nasional itu untuk masuk ke sini (Kota Kediri, Red),” jelasnya.

Selebihnya, Arif tetap berupaya untuk menyiapkan tim terbaik untuk futsal Kota Kediri.

Dia siap bekerja keras untuk memenuhi target dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri. Yakni untuk mempersembahkan medali.

“Dengan kondisi denah kekuatan futsal di Jawa Timur, Kota Kediri ini ditargetkan perunggu. Perunggu itu sudah paling bagus,” jelasnya sembari menyebut mereka harus menghadapi ‘raksasa’ Jatim seperti Kota Surabaya, Kota Malang, Sidoarjo, serta Gresik.

Sebelum memasuki porprov, menurut Arif setiap peserta harus melewati fase pra-porprov.

Baca Juga: Jelang Laga Pembuka Super League, Persebaya Diingatkan Waspadai Kejutan Bhayangkara FC

Karenanya, target dalam waktu dekat adalah lolos pra-porprov lebih dulu.

“Sekarang untuk lolos pra (pra-porprov) aja itu berat. Makanya dengan banyaknya kompetisi yang ada, jam terbang anak-anak akan semakin tinggi,” tandasnya. (em/ut)

Editor : Andhika Attar Anindita
porprov 2027 afkot kediri futsal kota kediri tim futsal kota kediri koni kota kediri