JP Radar Kediri - Kabar membanggakan datang dari atlet Bumi Panjalu. Khususnya dari cabang olahraga (cabor) Kabaddi. Adalah Friska Meilanirahma dan Abraham.
Kedua atlet tersebut terpilih untuk menjadi tim Kabaddi Jawa Timur dalam ajang kejuaraan nasional (kejurnas).
“Training camp (TC, red) tanggal 18 ini,” ungkap Suhardi, selaku pelatih Kabaddi Kabupaten Kediri.
Dia menerangkan, kesempatan yang didapatkan anak didiknya itu menandakan bahwa Kabaddi di Kabupaten Kediri semakin diperhitungkan di Jawa Timur.
Apalagi, sebagai cabor baru, tim asuhannya bisa meraih medali perunggu di ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun lalu.
Baca Juga: Persik Kediri Rekrut Eduardo Barbosa, Ini Tugasnya di Lini Tengah Macan Putih
Kemudian, setelahnya, prestasi masih terus diukir oleh para atletnya. Seperti dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim beberapa waktu lalu. Baik dari tim putra maupun tim putri sama-sama berhasil mempersembahkan medali perak.
“Ya kami optimis di tahun depan bisa dapat medali. Minimal medali perunggu, saya yakin,” katanya dengan optimistis.
Sepertinya, Hardi-sapaan akrabnya, memang bersungguh-sungguh dengan apa yang dikatakannya. Jika tidak, dirinya tak akan meminta para atletnya untuk menjalani latihan rutin.
Bahkan, dia mengharuskan semua atlet harus berlatih bersama di setiap Sabtu. Itu penting untuk menjaga kekompakan serta chemistry.
“Beberapa atlet saya sudah ada yang kuliah. Setiap Sabtu saya minta untuk latihan di sini satu tim,” jelasnya sembari menyebut dirinya tetap memantau anak didiknya meski jarak jauh.
Sementara ini, latihan tim Kabaddi Kabupaten Kediri memang belum intens. Latihan rutinnya masih dua kali dalam seminggu.
Namun, ketika ada kejuaraan, latihan para atlet akan digenjot. “Kalau sekarang, latihannya fokus di fisik,” ucap Hardi.
Dalam persiapan panjang menuju porprov, Hardi mengaku akan terus memantau perkembangan para atletnya. Bahkan dirinya juga memberlakukan sistem promosi dan degradasi.
Dengan kata lain, dia tak segan-segan mencadangkan atlet dari tim utama ketika tak menunjukkan progres dalam latihan.
Baca Juga: Fullback Persik Kediri Yoga Adiatama Pulih Lebih Cepat, Tantangan Atasi Trauma Cedera
Begitupula sebaliknya. Dia akan memberi peluang para atlet untuk masuk tim utama apabila menunjukkan perkembangan yang positif.
“Jadi terus berjalan,” jelas pria yang juga pelatih tarung derajat tersebut.
Sejauh ini, dia melihat anak didiknya menunjukkan progres yang bagus di dalam latihan. Karenanya, rasa optimistis itu masih terus ada. Jikalaupun tidak membawa medali emas, dia meyakini anak didiknya bisa memperoleh medali perak atau perunggu.
“Saya yakin bisa bermedali,” tandas Hardi. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita