Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cabor Aeromodelling Incar Medali Porprov, Dua Atlet Moncer di Ajang Kejurnas

Emilia Susanti • Jumat, 17 Juli 2026 | 11:31 WIB
Cabor aeromodelling Kota Kediri.
Cabor aeromodelling Kota Kediri.

JP Radar Kediri - Cabang olahraga (cabor) aeromodelling Kota Kediri kini dihidupkan lagi. Tak sekadar ada, cabor ini telah mencatakan prestasi di ajang kejuaraan nasional (kejurnas) beberapa waktu lalu. Dua atlet yang mewakili Kota Tahu berhasil mempersembahkan dua medali. Yaitu emas dan perunggu.

Prestasi ini pun menjadi bekal penting untuk bisa turun di ajang pekan olahraga provinsi (porprov) tahun depan. Pasalnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri telah menjanjikan akan memberangkatkan atlet yang memang berprestasi. Utamanya dalam ajang kejuaraan resmi seperti kejuaraan provinsi (kejurprov) dan kejuaraan nasional (kejurnas).

“Kalau memang bisa berprestasi yan akan kami berangkatkan untuk porprov, bagaimanapun caranya,” kata Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko.

Sementara itu, Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota kediri Sri Wibowo mengatakan, para atlet mulai mejalani latihan rutin. Hanya saja, latihannya memang tidak di Kota Kediri. Melainkan di Tulungagung. Hal ini terpaksa dilakukan karena ada keterbatasan alat.

“Latihan sementara di Tulungagung,” kata Bowo-sapaan akrabnya.

Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan empat atlet untuk nomor Outdoor Hand-Launched Glider (OHLG). Kendati demikian, dia juga terus mencari atlet baru mengingat ada beberapa nomor pertandingan di cabor ini.

Lebih lanjut, Bowo menyebut bahwa olahraga ini terbilang susah-susah gampang. Misalnya di nomor OHLG yang tengah ditekuni oleh atlet Kota Kediri. Yang mana, kekuatan fisik menjadi salah satu kunci keberhasilannya.

“Kan itu dilempar, jadi butuh kekuatan fisik. Teknik lemparnya juga harus benar agar pesawatnya bisa terbang lama di udara. Mungkin seperti lempar lembing atau cakram, kalau ada kesalahan sedikit aja saat melempar, nanti berpengaruh,” beber Koko. (em/tar)

Editor : Mahfud
cabor aeromodelling cabor aeromodelling kota kediri eko agus koko sri wibowo koni kota kediri