Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Peminat Cabor Panjat Tebing Kota Tahu Meningkat, Ada Tambahan Dua Anak saat Latihan

Emilia Susanti • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:49 WIB
Olahraga panjat tebing di Kota Kediri. (FOTO: Emilia/JPRK)
Olahraga panjat tebing di Kota Kediri. (FOTO: Emilia/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri– Prestasi Putra Tri Ramadani membuat insan olahraga di Kediri berbangga hati. Pujian mengalir di media sosial.

Pemerintah Kota Kediri (Pemkot) Kediri pun turut mengapresiasi. Lalu juga ada dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (Kota Kediri).

Menariknya, olahraga panjat tebing di Kediri pun ikut terangkat. Pelatih panjat tebing Kota Kediri Wisnu Prasetya mengaku, beberapa orang mulai menghubunginya. Tentu untuk menanyakan cara untuk bergabung di panjat tebing.

“Ada yang nanya latihannya hari apa, syaratnya apa, bayar berapa,” bebernya.

Saat ini, Wisnu menyebut ada tambahan dua anak yang mengikuti latihan. Dua-duanya masih sekolah dasar (SD).

Baca Juga: Fisik Atlet Handball Masih Jadi Tantangan, Pelajari Aturan Main via Youtube

Lantaran masih awal, pelatih masih mengajarkan dasar-dasar dari olahraga panjat tebing. Namun, untuk intesitas latihannya tetap enam kali dalam seminggu.

“Atlet baru biasanya masih latihan dasar, pakai jalur pemanjatan yang paling mudah,” terangnya.

Dia menekankan, menjadi atlet panjat tebing tidak bisa instan. Melainkan ada proses latihan rutin yang harus diikuti secara konsisten.

Biasanya, pelatih akan melihat perkembangan anak dalam kurun waktu satu bulan. Setelahnya, pelatih akan naik ke level selanjutnya.

“Latihan dasar kami pakai waktu satu bulan, kemudian levelnya kami naikkan pelan-pelan. Yang penting belajar berani dulu,” jelas Wisnu.

Lebih lanjut, dia berharap tak hanya antusias atlet yang meningkat. Melainkan juga kelayakan fasilitas atlet yang ditingkatkan.

Yang mana, kondisi sarana dan prasarana saat ini memang memprihatinkan. Bahkan untuk latihan di nomor boulder tidak bisa. Sebab, dinding panjatnya hanya menyisakan kerangka besi.

“Semoga aja (ada perbaikan, Red),” harapnya.

Baca Juga: Kejaksaan Tinggi Awasi Pembangunan Stadion GDJ: Tahap III Dimulai, Begini Tahapannya

Seperti diberitakan, Putra Tri Ramadan berhasil mencetak prestasi luar biasa dalam dunia panjat tebing. Dia menjadi atlet pertama di Asia Tenggara yang berhasil meraih medali emas dalam World Climbing Series.

Kini, prestasinya pun tengah diperbincangkan di Tanah Air.

“Putra anaknya itu kalem, tidak neko-neko, selalu fokus, selalu memperhatikan pelatih,” puji Wisnu. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#cabor panjat tebing kota kediri #FPTI Kota Kediri #putra tri ramadani #atlet panjat tebing putra tri ramadani #panjat tebing