JP Radar Kediri - Beckham Putra menunjukkan mental baja yang tidak gentar menghadapi provokasi dari segelintir oknum suporter usai kemenangan 1-0 skuad Garuda atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (10/6/2026).
Melalui akun X pribadinya, pemain berusia 24 tahun tersebut merespons insiden yang sempat viral di media sosial dengan kalimat singkat namun sarat makna ketegasan.
"Moal mundur selengkah pun!" (Tidak akan mundur selangkah pun!), tulis Beckham. Pernyataan dalam bahasa daerah tersebut menjadi penegasan bahwa tekanan dari luar lapangan tak akan meruntuhkan komitmennya dalam membela Merah Putih.
Baca Juga: Viral! Kronologi Beckham Putra Cekcok dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik Tadi Malam
Kronologi Insiden Bechkam Putra Cekcok dengan Suporter
Ketegangan ini bermula usai peluit panjang tanda berakhirnya laga uji coba FIFA Matchday ditiup. Sesuai tradisi, armada asuhan pelatih Timnas Indonesia berkeliling lapangan untuk memberikan apresiasi kepada puluhan ribu suporter yang hadir.
Dalam laga tersebut, Beckham tampil sebagai pemain pengganti pada dua menit terakhir pertandingan. Namun, momen yang seharusnya penuh perayaan kebersamaan itu justru ternoda saat rombongan pemain tiba di area Tribun Barat.
Berdasarkan kesaksian dan rekaman video yang beredar luas—salah satunya diunggah oleh akun X @mas_umbies—seorang oknum penonton tertangkap kamera mengacungkan jari tengah secara spesifik ke arah Beckham Putra.
Baca Juga: Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026: Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per liter, Ini Rinciannya
Merespons gestur provokatif tersebut, Beckham sempat tersulut emosi dan melangkah mendekati tribun untuk menuntut pertanggungjawaban dari oknum terkait.
Situasi yang berpotensi memanas berhasil diredam berkat intervensi cepat bek naturalisasi, Kevin Diks. Menyadari adanya gesekan, bek sarat pengalaman ini langsung mengambil dua tindakan sigap:
Menarik Beckham Putra untuk menjauh dari area tribun dan kembali bergabung dengan barisan pemain.
Ia berbalik arah dan secara tegas memberikan teguran langsung kepada oknum suporter yang memicu keributan.
Aksi solidaritas Kevin Diks ini menuai banyak pujian dari warganet. Langkahnya dinilai sebagai bentuk nyata kekompakan antarpemain yang berdiri saling melindungi tanpa memandang latar belakang klub.
Mayoritas penonton di SUGBK yang menyaksikan kejadian tersebut turut menunjukkan kedewasaan mereka. Alih-alih membela si provokator, para suporter justru kompak menyoraki oknum tersebut karena dianggap merusak euforia kemenangan tim nasional.
Insiden perundungan dari suporter sendiri saat membela negara ini bukan kali pertama dialami oleh Beckham Putra. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi sasaran hujatan saat hendak memasuki bus pemain.
Banyak pihak menyayangkan sentimen atau rivalitas antarklub yang masih terbawa ke ranah tim nasional. Saat seorang pemain sudah mengenakan lambang Garuda di dada, mereka berjuang untuk nama Indonesia, bukan lagi entitas klub masing-masing.
Keteguhan Beckham menghadapi situasi ini mengisyaratkan pesan profesionalisme yang kuat: provokasi tidak akan menyurutkan langkahnya untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi sepak bola Tanah Air.
Editor : Shinta Nurma Ababil