Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Atlet Taekwondo Berebut Gelar Juara, Buru Tiket Ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship

Emilia Susanti • Selasa, 9 Juni 2026 | 09:33 WIB
Atlet taekwondo saat bertarung di ajang Ksatria International Nusantara PBTI Series. (FOTO: Emilia/JPRK)
Atlet taekwondo saat bertarung di ajang Ksatria International Nusantara PBTI Series. (FOTO: Emilia/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri-Ribuan atlet taekwondo turun dalam International Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri.

Ajang yang berlangsung di GOR Jayabaya, Kota Kediri ini berlangsung sengit.

Seluruh peserta unjuk kebolehan demi bisa mendapat tiket ke ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship.

"Ada tim dari Kaltim (Kalimantan Timur), Jatim (Jawa Timur), Jateng (Jawa Tengah), Sulteng (Sulawesi Tengah)," ujar Joko Ariyanto, ketua Pelaksana International Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri.

Lebih jauh Joko menyebut total ada 1.232 atlet taekwondo yang turut serta di ajang tersebut.

Terdiri dari kelompok usia junior hingga senior. Dalam tingkatan kompetisi, ada dari pemula hingga prestasi.

Baca Juga: Nasib Marcos Reina Masih Jadi Tanda Tanya, Unggahan di Instagram Jadi Sinyal Bertahan di Persik?

Bagi para atlet yang meraih juara di tingkat kompetisi prestasi, mereka berkesempatan mengikuti ajang 8th  Asian Taekwondo Indonesia Open Championship pada awal Agustus mendatang.

"Setelah ini akan ada event lagi di Jawa Barat, ya PBTI Series keempat, jadi itu kelanjutannya. Nanti kalau dia juara terus bisa ikut kejuaraan yang Asian Taekwondo. Itu yang senior ya, yang prestasi," lanjut Joko.

Untuk diketahui, ajang International Ksatria Nusantara PBTI Series ini berlangsung di beberapa daerah di Indonesia.

Mulai di Medan, Lampung, Bandung, Kediri, serta Bali. Gelaran di GOR Jayabaya Kota Kediri ini menjadi seri ketiga dari Ksatria Nusantara PBTI Series.

Sebelumnya, ajang ini telah berlangsung di GOR UNIMED, Medan, Sumatra Utara dan GOR Yodomo Praja Raksaka, Denpasar, Bali.

Joko menuturkan, kompetisi taekwondo ini diikuti oleh para atlet dari berbagai kelompok umur. Untuk kategori junior dimulai dari usia 5 tahun.

Selanjutnya,  kategori senior dimulai usia 17 tahun dan di atasnya.

Sementara itu, juga ada beberapa kelas yang dipertandingkan di ajang ini.

"Kelasnya berdasarkan berat badan. Kalau senior, yang putra itu ada under 54 (kilogram), under 58, jadi selisihnya per empat kilogram. Kalau usia dini berdasarkan kelompok umur dan berat badan," terangnya.

Baca Juga: Lima Cabor di Kota Kediri ‘Mati Suri’, Vakum karena Pengurus Baru Belum Terbentuk Lagi

International Ksatria Nusantara PBTI Series ini berlangsung selama tiga hari. Yaitu 5-7 Juni 2026. 

Dalam acara pembukaan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turut memberi semangat para atlet. Dia juga berpesan agar para atlet menjunjung tinggi sportivitas.

"Semoga lahir atlet berprestasi yang membanggakan daerah maupun bisa membanggakan Indonesia di ajang internasional," harapnya Sabtu Sabtu (6/5) lalu. (em/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#taekwondo kota kediri #atlet taekwondo kota kediri #PBTI Series #atlet taekwondo #taekwondo