KEDIRI, JP Radar Kediri- Padel telah menjadi cabang olahraga (cabor) baru di Bumi Panjalu. Pengurus cabang (pengcab) pun baru dilantik pada awal Mei lalu.
Tak ayal banyak pekerjaan rumah (PR) yang tengah menanti pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kabupaten Kediri.
Termasuk dalam rencana keikutsertaan padel dalam ajang pekan olahraga provinsi (porprov).
Ketua PBPI Kabupaten Kediri Lengkung Kusumo menerangkan, pihaknya mulai melakukan perburuan atlet padel.
Proses pencarian atlet akan berjalan selama satu bulan kedepan.
Baca Juga: Link Streaming Timnas Indonesia vs Oman Nanti Malam, Tinggal Klik Disini
Pasalnya, pada Juli mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri berencana untuk memulai program pemusatan latihan kabupaten (puslatkab).
“Tahap sekarang PBPI sedang menjaring, mencari bibit-bibit atlet muda,” kata pria yang akrab disapa Lengkung itu.
Dia mengatakan, ada ketentuan usia dalam pertandingan padel dalam porprov nanti. Yaitu, maksimal 23 tahun.
Karenanya, itu menjadi tantangan tersendiri lantaran padel tergolong cabor baru di Kediri bahkan Jawa Timur.
“Juni ini kami buka program untuk yang mau terjun di usia padel yang usianya under 22, silakan hubungi kami, nanti kami saring mana yang serius dan ada potensi di padel, nanti kami gembleng selama satu tahun,” katanya.
Dengan kata lain, PBPI akan membuka seleksi atlet padel untuk bulan ini. Tak hanya diperuntukkan untuk atlet Bumi Panjalu, atlet-atlet dari luar juga boleh ikut.
Nantinya, mereka yang memiliki potensi dan serius, maka para atlet akan dimasukkan dalam program puslatkab.
“Di padel nanti ada dua kelas yang dipertandingkan, informasinya ada kelas women dan men. Itu nanti ganda, dua orang, cowok-cowok, cewek-cewek,” jelas Lengkung saat ditemui di Panjalu Padel.
Rencananya, PBPI Kabupaten Kediri akan menyiapkan empat tim untuk porprov nanti. Hanya saja, itu masih belum pasti.
Mengingat padel masih menjadi cabor baru di Bumi Panjalu. Nah, karena itu pula, pihaknya belum ada tuntutan prestasi dari KONI Kabupaten Kediri.
Baca Juga: Jon Toral Stay! Pastikan Diri Tetap Bela Persik Kediri Musim Depan
“Dari KONI belum bisa menargetkan apa-apa, di satu sisi olahraganya masih baru, dan ini porprov pertama untuk padel. Jadi belum ada target apa-apa, yang penting do the best untuk porprov,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Pranata mengatakan bahwa pihaknya juga masih menunggu arahan dari KONI Jawa Timur.
Pasalnya, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi terhadap cabor yang dipertandingkan pada porprov.
“Apakah dari kota kabupaten itu sudah memenuhi syarat untuk mengikuti porprov, biasanya antara 12 pengcab kota kabupaten di Jawa Timur, kalau sudah berdiri 12 pengcab baru bisa dilaksanakan porprov,” terang Lengkung.
Dia berharap, ketentuan itu akan terpenuhi sehingga padel bisa dipertandingkan di porprov tahun depan.
Untuk pembinaan atlet padel di Bumi Panjalu, dia telah berkomunikasi dengan PBPI Kabupaten Kediri.
“Kami sudah komunikasi dengan pengurus dan ketua. Pembinaan nanti akan dimulai di usia 12 tahun, nanti kami pantau sampai usia porprov, apakah dalam puslatkab nanti berhak diberangkatkan di porprov,” tekannya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita