KEDIRI, JP Radar Kediri– Ajang pekan olahraga provinsi (porprov) masih berlangsung tahun depan. Praktis, setiap atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) memiliki waktu panjang untuk melakukan persiapan. Faktor itu juga yang membuat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Bumi Panjalu belum melangkah jauh.
Saat ini, Ketua Perbasi Kabupaten Kediri Miftahul Ulum menyebut bahwa pihaknya belum membentuk tim basket untuk porprov. Hanya saja, itu bukan berarti pihaknya bersantai. “Bulan depan kami akan mengadakan rapat internal untuk menentukan siapa pelatih tim porprov,” terang pria yang akrab disapa Ulum itu.
Dia mengatakan, penunjukan pelatih akan menjadi langkah awal dalam persiapan tim porprov. Dalam hal ini, posisi pelatih tidak harus berasal dari Kabupaten Kediri. Pasalnya, pelatih dengan lisensi B di Bumi Panjalu saat ini masih sedikit.
“Kami juga buka peluang untuk luar Kabupaten Kediri mengingat pelatih dengan lisensi B, yang menjadi syarat minimal pelatih porprov, itu sedikit sekali SDM-nya, dan lisensinya juga beberapa akan kedaluarsa,” ungkapnya.
Nah, setelah pembentukan pelatih untuk porprov, Perbasi akan mulai ke langkah berikutnya. Tidak lain adalah seleksi pemain. Nantinya, seleksi tidak akan diserahkan sepenuhnya pada pelatih. Dia menyebut, tim penyeleksi juga akan disiapkan oleh Perbasi.
“Tetapi untuk program latih tanding tim porprov, kami serahkan sepenuhnya kepada pelatih,” jelas Ulum sembari menyebut program pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) direncanakan berlangsung Juli nanti.
Sementara itu, terkait pembinaan, Perbasi telah mempercayakannya pada klub. Yang mana, ada dua klub di Kabupaten Kediri yang program pembinaannya berjalan. Antara lain Kelud Motor Wates Basketball dan Perbaspa Club. Pembinaan yang dimaksud yaitu untuk usia 8, 10, 12, 14, dan 16 tahun.
“Itu kami ambil usia genap untuk persiapan kedepannya agar atlet-atlet Kabupaten Kediri ketika akan menghadapi event porprov itu kami tidak bingung untuk regenerasi,” terang Ulum.
Kedepan, dia menyebut akan ada banyak even basket yang akan berlangsung di Kabupaten Kediri. Mulai dari 3x3 maupun 5x5. Event itu sendiri bukan berasal dari Perbasi saja. Melainkan ada pihak-pihak lain yang juga akan menggelar kompetisi basket.
“Nanti ada Perbasi Cup, itu harusnya untuk klub, tetapi karena klub di Kabupaten Kediri ada dua yang aktif, jadi kami alihkan event kompetisi untuk SD, SMP, dan SMA,” tandasnya. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita