Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sarpras Cabor Panjat Tebing Kota Kediri Memprihatinkan, Harap Pergantian Triplek ke Fiber

Emilia Susanti • Selasa, 2 Juni 2026 | 06:58 WIB
Atlet panjat tebing saat menjalani latihan. Lokasi latihan berada dalam kawasan GOR Jayabaya, Kota Kediri. (FOTO: Emilia/JPRK)
Atlet panjat tebing saat menjalani latihan. Lokasi latihan berada dalam kawasan GOR Jayabaya, Kota Kediri. (FOTO: Emilia/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri– Masalah sarana dan prasana (sarpras) untuk latihan atlet Kota Kediri masih menjadi isu tersendiri. Tak jarang beberapa cabang olahraga (cabor) harus berlatih dengan kondisi sarpras yang minim. Bahkan beberapa tak sesuai standar. Salah satunya adalah cabor panjat tebing.

Saat ini, para atlet tidak bisa menjalani latihan untuk semua nomor yang dilombakan. Alasannya, salah satu papan panjat tebing untuk nomor bouldering tidak bisa digunakan.

Yang mana, kondisinya hanya menyisakan kerangka besi tanpa papan panjat. Sehingga, atlet hanya bisa menjalani latihan untuk lead dan speed saja.

Baca Juga: Berharap Lahir Atlet Tarung Derajat dari Kediri Raya Coaching Clinic, Kodrat Kirim Tiga Atlet Tiga Pelatih

Meski begitu, pelatih panjat tebing Wisnu Prasetiyo mengatakan, persoalan paling vital bukan pada sarpras untuk nomor bouldering. Melainkan pada nomor lead. Menurutnya, papan panjat untuk nomor tersebut harus segera diganti.

“Yang lead ini memang harus diganti papan-papan ini, kan dari triplek,” kata pelatih yang biasa disapa Wisnu itu.

Menurutnya, pihaknya sudah berusaha untuk mengajukan perbaikan pada wall climbing tersebut. Tidak lain ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri. Dia berharap, papan panjat itu akan diganti dengan papan berbahan fiber.

“Kalau fiber kan lebih lama usianya, bisa sampai 20 tahun. Kalau triplek paling lama setahun ganti, capek gantinya,” keluhnya.

Kondisi yang terjadi di panjat tebing ini pun terbilang miris. Pasalnya, cabor ini turut menyumbang perolehan medali untuk Kota Kediri pada pekan olahraga provinsi (porprov) tahun lalu. Ya walaupun kontribusinya kecil, satu medali perak.

Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Kota Kediri Fokus Tatap O2SN, Belum Bisa Janjikan Meraih Juara Satu

Hanya saja, prestasi tersebut tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebab, cabor panjat tebing Kota Kediri sukses mengirim satu atlet ke pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan satu ke pemusatan latihan daerah (puslatda). Adalah Putra Tri Ramadani dan Jasson Angel R.

Terlepas dari itu, para atlet panjat tebing tetap giat berlatih meski kondisi sarprasnya masih minim. Setiap harinya, kecuali Sabtu, mereka akan berlatih saat sore hari. Bahkan tak jarang latihan itu berlangsung hingga malam.

Wisnu menyebut, pihaknya kini tengah mempersiapkan atlet lapis kedua untuk porprov tahun depan.

“Tahun ini yang masuk puslatkot ada Jasson (yang kini masuk puslatda), tahun depan kami rencana ada tiga atlet, kalau di acc (disetujui) sama KONI,” tandasnya. (em/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#atlet panjat tebing kota kediri #panjat tebing kota kediri #FPTI Kota Kediri #sarpras cabor panjat tebing minim #koni kota kediri